
PSIM Yogyakarta Menang 2-1 atas Borneo FC
11 menit yang lalu
Pertamina membahas keberlanjutan operasi Blok 405A dan peluang kerja sama energi dengan para mitra di Aljazair.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia, delegasi PT Pertamina (Persero) dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengunjungi Aljazair pada Selasa (20/10/2026) hingga Kamis (22/10/2026) untuk memperkuat kemitraan energi dan menjaga keberlanjutan operasi hulu migas. Kunjungan itu juga mencakup penjajakan peluang kerja sama baru.
Pada Rabu (21/10/2026), delegasi menggelar pertemuan dengan regulator, pemerintah, dan perusahaan minyak nasional Aljazair. Kunjungan kerja Zona-15 dipimpin Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza bersama Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha Pertamina Emma Sri Martini.
Delegasi juga mencakup Wakil Direktur Utama PHE Virano Nasution, Direktur Utama PT Pertamina Internasional EP Syamsu Yudha, serta jajaran manajemen. Pertemuan-pertemuan itu ditujukan untuk memperkuat koordinasi dan mendukung keberlanjutan operasi serta pengembangan bisnis Pertamina di Aljazair.
Di kantor ALNAFT, Hydra, delegasi bertemu Presiden sekaligus Kepala Komite Manajemen ALNAFT Abdelkader Cherfaoui. Mereka membahas keberlanjutan operasi Blok 405A, koordinasi program kerja, dan peluang pengembangan portofolio Pertamina di negara tersebut.
Delegasi juga bertemu Menteri Hidrokarbon dan Pertambangan Aljazair Mohamed Arkab untuk membahas dukungan pemerintah terhadap kerja sama energi, dinamika pasar energi global, dan peluang kolaborasi. Dalam pertemuan dengan Chairman sekaligus CEO Sonatrach Nour Eddine Daoudi, pembahasan meliputi kerja sama hulu migas dan kelancaran pasokan minyak mentah ke Indonesia.
Oki mengatakan penguatan hubungan dengan pemerintah, regulator, dan mitra industri merupakan bagian dari strategi Pertamina untuk menjaga keberlanjutan investasi dan mengoptimalkan kontribusi aset internasional. Ia menyebut kemitraan dengan Aljazair sebagai kemitraan strategis jangka panjang, serta menyampaikan apresiasi atas dukungan Sonatrach, ALNAFT, dan kementerian terkait.
Virano menyampaikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan dan Sonatrach atas dukungan yang diberikan. Ia mengatakan PHE berkomitmen untuk tumbuh bersama mitra, menciptakan nilai tambah, dan berkontribusi terhadap pemenuhan pasokan energi.
Selain mengadakan pertemuan, delegasi mengunjungi kantor PT Pertamina Algeria EP (PAEP) untuk menerima pemaparan kinerja operasional, perkembangan kegiatan lapangan, dan tantangan operasi. Direktur PAEP Jon Erwin mengatakan dukungan dan arahan manajemen menjadi momentum bagi PAEP untuk meningkatkan kinerja Blok 405A, menjalankan operasi secara aman dan efisien, serta mengoptimalkan potensi produksi.