
Kemenpar Tawarkan Wisata Berkualitas di London
15 menit yang lalu
Perusahaan mengembangkan aset produksi dan eksplorasi untuk menopang pasokan energi Jawa Timur.
Terbit · 1 min read

Searah Ketapang II Ltd. memperkuat pengembangan lapangan minyak dan gas bumi di Jawa Timur untuk menjaga pasokan energi dan mendukung ketahanan energi nasional. Menurut laporan ANTARA, hal itu disampaikan dalam kegiatan temu media di Surabaya.
Kegiatan temu media tersebut berlangsung di Surabaya, Rabu (4/11/2026). Perusahaan mengelola Wilayah Kerja Ketapang dan North Ketapang, dengan kegiatan produksi, pengembangan lapangan, dan eksplorasi.
Pimpinan Komunikasi Searah Ketapang II Ltd. Nabil Aswad M Hatta mengatakan perusahaan berkomitmen menjaga keandalan operasi, mengoptimalkan potensi aset, serta mengelola sumber daya migas secara bertanggung jawab.
“Dengan pengalaman dan fondasi operasional yang telah terbangun, kami berkomitmen menjaga keandalan operasi, mengoptimalkan potensi aset, serta mendukung ketahanan energi melalui pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab,” kata Nabil.
Lapangan Bukit Tua di Wilayah Kerja Ketapang mulai beroperasi pada 2015 dan menjadi bagian dari pasokan energi bagi Jawa Timur. Optimalisasi lapangan itu berlanjut melalui pengeboran sumur NZ3 yang dimulai pada September 2026, dengan target mulai memproduksi gas pada 2026.
Di Lapangan Bukit Panjang, Keputusan Investasi Akhir disetujui pada April 2026 dan fabrikasi fasilitas produksi dimulai pada Juni 2026. Proyek tersebut menjalani pekerjaan rekayasa, pengadaan, konstruksi, instalasi, dan komisioning, dengan target produksi perdana pada 2028.
Kapasitas puncak Lapangan Bukit Panjang diperkirakan mencapai 50 juta kaki kubik standar per hari. Sementara itu, pengeboran sumur Barokah-1 di Wilayah Kerja North Ketapang pada Februari 2026 menemukan hidrokarbon yang menjadi dasar evaluasi pengembangan sumber daya lebih lanjut.
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa Febrian Ihsan mengatakan investasi dan pengembangan lapangan migas perlu didukung koordinasi perusahaan, SKK Migas, pemerintah daerah, masyarakat, dan media agar operasi berjalan aman dan bertanggung jawab. Searah Ketapang II Ltd. merupakan perusahaan energi independen hasil usaha patungan antara PETRONAS dan Eni yang berdiri pada 1 Juni 2026 dengan PC Ketapang II Ltd.