
Topan Champi Picu Pemadaman Listrik di Taiwan
9 menit yang lalu
Aktris Hannah Einbinder menilai menyuarakan hak rakyat Palestina adalah batas minimal bagi figur publik.
Terbit · 2 min read

Aktris dan komedian Hannah Einbinder menilai menyuarakan hak rakyat Palestina adalah batas paling minimal yang bisa ia lakukan sebagai figur publik, menurut laporan CNN Indonesia.
Einbinder menyampaikannya saat berbicara di The New Yorker Festival, Webster Hall, Manhattan, Jumat (23/10/2026), seperti diberitakan The Hollywood Reporter. Menurut laporan yang sama, bintang serial Hacks itu dikenal aktif menyoroti krisis global, mulai dari perubahan iklim, bahaya kecerdasan buatan, hingga genosida di Gaza.
CNN Indonesia mencatat Einbinder sempat menjadi sorotan setelah meneriakkan pembebasan Palestina di akhir pidato kemenangannya pada ajang Emmy Awards 2025. Ia juga disebut ditangkap aparat bulan lalu bersama aktris Susan Sarandon saat memprotes kehadiran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di sidang PBB.
Einbinder mengatakan ia melihat sikap tersebut sebagai standar paling dasar. Menurut dia, saat ini manusia hidup pada masa yang mungkin merupakan titik terburuk dalam sejarah, dan ancaman kecerdasan buatan serta perubahan iklim mendorong ke arah itu.
Ia mengaku sadar banyak mata tertuju padanya dan tahu perubahan apa yang bisa dihasilkan, termasuk menggalang dana dari sisi finansial. Einbinder meyakini orang yang memiliki panggung besar punya kapasitas menciptakan perubahan nyata, dan baginya hal itu sangat spesifik untuk Palestina sehingga ia tidak melihat pilihan lain.
Aktivisme Einbinder, menurut laporan itu, bermula setelah peristiwa 7 Oktober 2023. Ia bercerita tentang proses panjang belajar ulang dan melepaskan diri dari narasi pro-Israel yang selama ini ia terima, yang dimulai saat menghadiri aksi nyala lilin kelompok IfNotNow bersama teman-temannya yang lebih dulu bersikap anti-Zionis. Kepada jurnalis The New Yorker, Rachel Syme, ia mengatakan menemukan komunitas Yahudi dan ruang untuk menghapus apa yang ia sebut propaganda yang disebarkan secara sistematis.
Di atas panggung, Einbinder memberikan penghormatan kepada Anas al-Sharif, jurnalis Al Jazeera yang tewas akibat serangan udara Israel pada Agustus 2025. Ia memuji al-Sharif dan suara-suara baru dari Palestina, serta menuturkan bahwa menurutnya Israel sengaja membunuh al-Sharif dan jurnalis lain yang tertidur di tenda pengungsian karena suara mereka dianggap terlalu kuat. Laporan sumber tidak memuat tanggapan Israel atas tudingan itu.
Einbinder berkata risiko apa pun yang ia tanggung di Hollywood tidak ada artinya dibandingkan pengorbanan orang-orang yang pernah ia saksikan. Menurut laporan itu, ia mengucapkannya dengan suara bergetar.
Ia lalu mendesak publik Amerika Serikat untuk bertanggung jawab, terutama sebagai pembayar pajak yang menurutnya uangnya ikut mendanai genosida, dan untuk terus bicara sampai genosida itu berakhir. Penonton menyambut pernyataan tersebut dengan tepuk tangan meriah sambil berdiri.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.