
Kawai Labiba Ceritakan Tantangan Perankan Hantu
14 menit yang lalu
Tiga tim Indonesia menilai penambahan peserta membuat persaingan FFWS Global Finals lebih sulit diprediksi.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, pelatih tiga tim Indonesia mewaspadai persaingan FFWS Global Finals 2026 yang memakai format baru dengan 24 peserta. Turnamen itu dijadwalkan mulai 6 November 2026 di Bangkok, Thailand.
Wakil Indonesia adalah Bigetron by Vitality, ONIC, dan RRQ Kazu. Para pelatih menilai jumlah peserta yang bertambah menyulitkan pembacaan strategi, pemilihan lokasi pendaratan, dan antisipasi pergerakan lawan.
Pelatih Bigetron by Vitality Chris Jo mengatakan timnya mencermati XProjekt dari kawasan MENA, yang sedang menjalani pemusatan latihan di Indonesia. Ia menyebut dua zona pendaratan berpotensi membuat kedua tim berhadapan langsung.
Chris mengatakan tingkat kemenangan timnya masih 50 persen dan hal itu menjadi perhatian. Ia menyampaikan hal tersebut dalam acara pelepasan wakil Indonesia di Jakarta.
Pelatih ONIC Ahmad “AFM” Fadly Masturoh menyebut format 24 tim sebagai tantangan karena baru pertama kali jumlah peserta sebanyak itu digunakan dalam kompetisi global. Menurut laporan yang sama, kehadiran tim dari India, Nepal, Bangladesh, dan Amerika Utara membuat lokasi pendaratan serta pola rotasi lebih sulit diprediksi.
AFM mencontohkan dua tim India yang lolos ke babak final Esports World Cup tahun lalu, meski hal itu tidak banyak diperkirakan. Menurutnya, ONIC, RRQ, atau Bigetron dapat kewalahan menghadapi tim-tim tersebut.
Pelatih RRQ Kazu Adi Gustiawan menyambut positif penambahan peserta karena dinilai dapat memperluas ekosistem kompetitif Free Fire dan membuka kesempatan pemain tampil di panggung internasional. Adi juga menyebut hadiah turnamen akan bertambah.
ANTARA melaporkan bahwa Garena membuka wilayah kompetisi baru, termasuk Eropa, Amerika, dan Afrika, seiring meningkatnya minat pemain di kawasan tersebut. FFWS Global Finals 2026 akan menggelar dua fase babak gugur pada 6–15 November 2026 dan 19–22 November 2026; satu hari sebelum final menjadi kesempatan terakhir untuk lolos ke Grand Final pada 28 November 2026.