
Hutama Karya Perkenalkan Rencana Tol Bukittinggi-Sicincin
11 menit yang lalu
Dua inisiatif baru mencakup pengajuan visa lewat Visit Dubai dan keanggotaan khusus bagi wisatawan berulang.
Terbit · 1 min read

Dubai berencana meluncurkan dua inisiatif pada November 2026 untuk memudahkan wisatawan mengakses layanan perjalanan. Menurut laporan CNNIndonesia.com yang mengutip The Independent, program itu mencakup pengajuan visa melalui Visit Dubai dan keanggotaan khusus bagi wisatawan yang berulang kali berkunjung.
Layanan pengajuan visa tersebut direncanakan tersedia melalui situs Visit Dubai.
Wisatawan nantinya dapat mengajukan visa sekali masuk maupun beberapa kali masuk. Pengajuan itu akan terhubung dengan layanan pencarian informasi destinasi, pemesanan tiket atraksi, agenda acara, dan penyusunan rencana perjalanan.
Meski permohonan diajukan melalui Visit Dubai, pemeriksaan dan penerbitan visa tetap menjadi tanggung jawab General Directorate of Identity and Foreigners Affairs Dubai (GDRFA Dubai). Pemerintah berencana menambahkan kategori visa lain pada masa mendatang, sementara rincian layanan akan diumumkan kemudian.
Inisiatif kedua, Dubai Access Club, merupakan program keanggotaan khusus undangan bagi wisatawan yang sering berkunjung. Anggotanya direncanakan memperoleh akses ke pengalaman, layanan, dan keuntungan eksklusif.
Kedua program itu merupakan bagian dari Shared Digital Channels Initiative, yang mengintegrasikan layanan pemerintah ke dalam satu platform digital. Program tersebut dikembangkan melalui kerja sama GDRFA Dubai, Dubai Department of Economy and Tourism, serta Digital Dubai.
Putra Mahkota Dubai, Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, menyatakan pemerintah berkomitmen menjadikan Dubai salah satu dari tiga destinasi pariwisata terbaik dunia. Ia juga menyebut kota itu ingin menjadi pilihan utama wisatawan global dan tolok ukur kualitas serta kemudahan layanan.
Pemerintah Dubai mengaitkan kedua inisiatif tersebut dengan pengembangan pariwisata dan target Dubai Economic Agenda, D33. Pada Juli 2026, Department of Economy and Tourism meluncurkan Dubai Invite untuk menarik wisatawan setelah kunjungan pariwisata menurun di tengah konflik Iran-Amerika Serikat; program itu mengajak penduduk mengundang teman dan keluarga, dengan kesempatan memperoleh keuntungan seperti penginapan, pengalaman bersantap, dan tiket atraksi.