
Kebakaran Ruko di Jambi Tewaskan Remaja
32 menit yang lalu
Penelitian menunjukkan makanan tradisional tetap dikenali, sementara kenangan dan tradisi keluarga turut menjaga popularitasnya.
Terbit · 1 min read

Jajanan seperti klepon, lemper, dan kue lapis masih digemari lintas generasi. Menurut laporan CNN Indonesia, penelitian tentang identitas makanan tradisional menunjukkan makanan tersebut tetap dikenali di berbagai kelompok usia.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Nutrition membandingkan cara kelompok usia berbeda mengenali makanan tradisional di sembilan negara, termasuk Indonesia. Di enam negara, makanan tradisional masih dikenali oleh berbagai kelompok usia.
Di Indonesia, responden berusia lebih muda lebih banyak menyebut makanan ringan saat diminta mengidentifikasi makanan tradisional. Responden yang lebih tua cenderung menyebut hidangan gurih dengan proses persiapan lebih panjang.
Perbedaan pilihan itu dapat berkaitan dengan kebiasaan, gaya hidup, dan kepraktisan menyiapkan makanan. Namun, daya tarik makanan lama juga berhubungan dengan kenangan yang melekat pada hidangan tertentu.
Laporan tersebut mengutip penelitian dalam jurnal Cognition and Emotion yang mengaitkan pengalaman makan yang lebih nostalgis dengan rasa nyaman lebih tinggi. Nostalgia terhadap makanan juga dapat membuat seseorang merasa lebih terhubung dengan orang lain.
Resep keluarga dapat meneruskan cerita, sejarah, dan kebiasaan antargenerasi. Laporan CNN Indonesia juga merujuk pembahasan The Guardian mengenai resep lama yang diwariskan dalam keluarga.
Cara menikmati makanan tradisional dapat berubah mengikuti kesibukan dan selera. Jajanan yang dahulu dibuat di rumah kini tersedia di toko kue, pasar modern, dan layanan pesan antar, sementara ukuran, bahan, atau penyajiannya dapat disesuaikan. Perubahan itu tidak serta-merta menghapus identitas dan makna makanan tersebut.