
Jadwal MotoGP Qatar 2026 di Trans7 dan Vidio
12 menit yang lalu
Layanan otomatis tersedia bagi wisatawan dari 33 negara dan wilayah, tetapi belum mencakup Indonesia.
Terbit · 1 min read

Thailand memperluas akses pemeriksaan paspor otomatis bagi wisatawan dari 33 negara dan wilayah untuk mempercepat pemeriksaan imigrasi dan mengurangi antrean di bandara. Menurut laporan CNNIndonesia.com, wisatawan Indonesia belum termasuk yang dapat menggunakan layanan tersebut.
Komisaris Biro Imigrasi Thailand Letnan Jenderal Polisi Nopasilp Poonsawat mengatakan perluasan mencakup pemegang paspor dari negara yang mendapat fasilitas bebas visa serta pemegang visa elektronik.
Kebijakan itu diterbitkan melalui Perintah Biro Imigrasi pada 24 Agustus 2026. Daftar penerima fasilitas memuat sembilan nama yang disebutkan dalam laporan, serta 24 negara Eropa.
Nama yang disebut meliputi Korea Selatan, Singapura, Jepang, Hong Kong, Malaysia, Australia, Selandia Baru, Kanada, dan Uni Emirat Arab. Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia termasuk di antara negara Eropa dalam daftar tersebut.
Menurut laporan Bangkok Post, pemeriksaan paspor otomatis saat ini tersedia di Bandara Suvarnabhumi. Pemerintah Thailand berencana memperluas layanan ke Bandara Don Mueang dan Bandara Phuket.
Penumpang yang memenuhi persyaratan akan menerima pemberitahuan melalui surat elektronik setelah mendaftar Thailand Digital Arrival Card (TDAC).
Layanan itu mulai diuji coba pada 18 September 2026. Rata-rata pengguna per hari meningkat dari 744 menjadi 2.125 orang.
Biro Imigrasi Thailand mencatat 94.760 wisatawan asing menggunakan fasilitas itu selama periode 18 September hingga 31 Oktober 2026. Wisatawan Singapura menjadi pengguna terbanyak, sebanyak 21.684 orang, disusul Hong Kong 14.259 orang, Korea Selatan 9.615 orang, Jepang 9.538 orang, dan Malaysia 6.943 orang.