
Serikat Mahasiswa Prancis Serukan Aksi Protes
17 menit yang lalu
Carlos Alcaraz mengaku sempat meragukan diri saat pulih dari cedera, sebelum kembali berkompetisi dan meraih dua gelar.
Terbit · 1 min read

Petenis Spanyol Carlos Alcaraz sempat meragukan kemampuannya untuk kembali ke performa terbaik setelah menepi lebih dari empat bulan akibat cedera pergelangan tangan pada awal 2026. Menurut laporan ANTARA yang mengutip ATP, dukungan tim dan orang-orang terdekat membantunya melalui masa pemulihan.
Alcaraz kembali berkompetisi pada Agustus dan sejak itu meraih gelar di Tokyo dan Wina. Ia menjuarai Erste Bank Open di Wina pada Minggu (1/11/2026), trofi keempatnya pada level tur musim ini.
Menurut laporan yang sama, Alcaraz mengatakan masa panjang di luar lapangan memberinya banyak waktu untuk berpikir. Dalam periode itu, ia berganti-ganti antara yakin bisa kembali ke performa terbaik dan meragukan dirinya sendiri.
Alcaraz menilai kepercayaan kepada tim dan dukungan orang-orang profesional di sekelilingnya membantu proses pemulihan. Ia juga menyatakan senang dengan pekerjaan yang telah dilakukan hingga kembali berada dalam kondisi saat ini.
Gelar di Wina menjadi bekal Alcaraz menjelang Paris Masters 2026, turnamen ATP Masters 1000 terakhir musim ini. Ia mengincar gelar pertamanya di turnamen tersebut dan mengatakan kemenangan di Wina memberinya pengalaman, ritme permainan, serta kepercayaan diri.
Alcaraz berharap mempertahankan permainan terbaiknya sepanjang pekan di Paris sebelum ATP Finals, yang dijadwalkan berlangsung pada 15–22 November 2026. Berdasarkan data ATP yang dikutip ANTARA, petenis peringkat ketiga dunia itu sudah memastikan tempat di ATP Finals setelah mencatatkan 38 kemenangan dan lima kekalahan musim ini.
Pada pertandingan pembuka di Paris, Alcaraz dijadwalkan menghadapi pemenang laga antara petenis Amerika Serikat Alex Michelsen dan petenis Ceko Jiri Lehecka. Laporan ANTARA juga menyebut ia menyambut pencapaian kompatriotnya, Rafael Jodar, yang menembus 10 besar peringkat dunia ATP pada Senin (2/11/2026).
Jodar yang berusia 20 tahun mencapai posisi tersebut pada tahun pertamanya berkompetisi di level tur. Alcaraz menyebut perkembangan itu luar biasa dan berharap suatu saat dapat bertanding melawan Jodar.