
Serikat Mahasiswa Prancis Serukan Aksi Protes
17 menit yang lalu
Email ancaman diterima serentak; pemeriksaan di delapan sekolah di Roma tidak menemukan benda mencurigakan.
Terbit · 1 min read

Sebanyak 271 sekolah di Italia, termasuk delapan sekolah di Roma, menerima email ancaman bom secara bersamaan. Menurut laporan ANTARA yang mengutip kantor berita Italia Adnkronos, ancaman itu sejauh ini diduga merupakan alarm palsu.
Laporan Adnkronos mengenai ancaman tersebut terbit pada Senin (2/11/2026). Laporan itu menyebut ancaman dikirim melalui email kepada sekolah-sekolah di seluruh Italia.
Pengirim email mengklaim telah menempatkan kantong plastik berisi bahan peledak dengan pemicu jarak jauh di dalam gedung sekolah.
Anna Fucile, kepala lembaga pendidikan terpadu Giovanni Cagliero dan Sekolah Dasar Gianni Rodari, mengatakan ancaman itu mendorongnya mengaktifkan prosedur darurat dan rencana evakuasi anak-anak.
Fucile juga mengatakan ia segera melaporkan ancaman tersebut kepada aparat penegak hukum, termasuk Kepolisian Pos dan Komunikasi, unit di bawah Kementerian Dalam Negeri Italia yang menangani ancaman siber.
Menurut laporan yang sama, email tersebut memuat daftar 271 lembaga pendidikan dan dikirimkan kepada sekolah-sekolah itu.
Tim penjinak bom dan unit anjing pelacak terlatih memeriksa delapan sekolah di Roma. Pemeriksaan itu tidak menemukan benda mencurigakan, sementara pemeriksaan lain masih berlangsung.