
Pertamina Belum Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi
14 menit yang lalu
Militer AS dan Israel dilaporkan berlatih di wilayah udara Irak untuk persiapan rencana serangan ke Iran.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan iNews.id, militer Amerika Serikat (AS) dan Israel dilaporkan menggelar latihan terbaru, termasuk penerbangan di wilayah udara Irak, untuk mempertajam manuver serangan ke Iran.
Latihan itu berlangsung saat kedua negara disebut menyusun rencana serangan besar-besaran terhadap Teheran setelah pemilu paruh waktu AS pada 3 November 2026.
Menurut laporan The New York Times (NYT) yang dikutip iNews.id, serangan yang direncanakan akan berlangsung secara intensif, tetapi dalam waktu singkat. Rencana tersebut disusun di tengah ketegangan yang masih membayangi hubungan AS dan Iran.
Latihan di langit Irak disebut menjadi salah satu persiapan militer untuk menghadapi kemungkinan operasi tersebut. Namun, menurut laporan yang sama, belum ada kepastian apakah Presiden AS Donald Trump akan menyetujui rencana serangan itu.
Target potensial operasi militer AS-Israel mencakup fasilitas nuklir, persenjataan rudal dan drone, serta infrastruktur energi Iran.
Salah satu lokasi yang masuk dalam bidikan adalah Gunung Pickaxe, fasilitas bawah tanah yang dicurigai Washington dan Tel Aviv menjadi tempat program rahasia nuklir Iran.
Menurut laporan yang sama, NYT mengutip keterangan sumber pejabat AS yang telah mendapat pengarahan intelijen mengenai rencana serangan. Informasi itu juga mengungkap adanya pembahasan di tingkat tinggi mengenai kemungkinan operasi militer baru terhadap Iran.
Naskah iNews.id tidak memuat tanggapan resmi dari pemerintah AS, Israel, maupun Iran atas laporan tersebut.