
Polisi Amankan Dua Terduga Copet di Konser Setiabudi
13 menit yang lalu
Ringkasan sepekan berita humaniora: Hari Santri, asap karhutla, tata kelola MBG, dukungan guru madrasah, dan izin edar obat TB.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, sejumlah berita bidang humaniora dalam sepekan terakhir masih menarik dibaca, mulai dari peringatan Hari Santri Nasional hingga penerbitan izin edar bagi 43 produk obat tuberkulosis (TB).
Tim Penasihat Ahli Menteri Agama sekaligus Direktur Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid, menyatakan bahwa peringatan Hari Santri 2026 pada 22 Oktober harus menjadi momentum penguatan perlindungan santri dan perwujudan pesantren ramah anak. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
“Pesantren tidak hanya dituntut unggul dalam pendidikan agama, tetapi juga harus mampu menjamin keselamatan, martabat, dan hak-hak anak di lingkungan pendidikan maupun pengasuhan,” ujar Alissa Wahid.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerapkan penyemaian es kering melalui operasi modifikasi cuaca untuk mengurai kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan. Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menjelaskan di Jakarta, Selasa (20/10/2026), bahwa langkah itu difokuskan untuk menembus lapisan inversi atmosfer yang menahan asap di dekat permukaan tanah ketika awan potensial hujan terbatas.
Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis dengan meningkatkan kedisiplinan aparatur sipil negara dan petugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, memaparkan melalui pesan singkat di Jakarta pada Selasa (20/10/2026) bahwa selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, perbaikan terus dilakukan. Menurut dia, perbaikan itu mencakup pemberhentian kepala SPPG dan petugas dapur yang terbukti melakukan tindak kejahatan, kekerasan, atau korupsi, maupun yang menyebabkan insiden keamanan pangan.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Syahganda Nainggolan mengatakan bahwa dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, perhatian terhadap guru madrasah, santri, dan pesantren terus diperkuat. Menurut dia, penguatan itu terutama diberikan kepada kelompok yang belum mendapat afirmasi kebijakan secara optimal. Ia menyampaikannya dalam keterangan di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin edar bagi 43 produk obat TB selama 2024-2026. Lembaga itu juga menyetujui 33 produk obat generik pertama untuk berbagai indikasi, termasuk kanker, TB, dan diabetes pada periode yang sama.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan di Jakarta, Sabtu (24/10/2026), bahwa capaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan terapi sekaligus mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap obat.