
Petani Selamatkan Bayi Surili saat Karhutla Ciremai
14 menit yang lalu
Direktur Intelijen Nasional AS memperingatkan Iran meningkatkan upaya menargetkan personel militer dan warga AS di luar negeri.
Terbit · 1 min read

Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat Jay Clayton memperingatkan potensi meningkatnya serangan Iran terhadap personel militer maupun warga AS di luar negeri, menurut laporan iNews.id yang mengutip Reuters.
Menurut Clayton, berdasarkan memo yang ditujukan kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, ancaman Iran sudah mencapai tahap lanjut yang harus sangat diwaspadai.
Memo itu bertanggal 23 Oktober 2026 dan dikutip Reuters pada Minggu (25/10/2026).
Dalam memo tersebut, Clayton menulis bahwa pihaknya mendapat informasi intelijen melalui berbagai saluran. Informasi itu menyebut Iran telah secara substansial meningkatkan upaya untuk menargetkan personel AS.
Menurut laporan yang sama, peringatan Clayton muncul setelah AS mengurangi jumlah staf di kantor misi diplomatiknya di Arab Saudi. Langkah itu disebut sebagai respons atas meningkatnya intensitas serangan kelompok Houthi.
Beberapa sumber pejabat AS juga mengatakan kepada Reuters bahwa Iran sedang mempersiapkan pembalasan yang lebih keras. Pembalasan itu disebut akan dilakukan jika AS melanjutkan serangan militer skala besar ke wilayah Iran.