
Bappenas Tanam 10 Beringin di Rinjani
11 menit yang lalu
Indah tertarik mencoba seni peran setelah menyaksikan musikal yang mengadaptasi lagu-lagu Maliq & D’Essentials.
Terbit · 1 min read

Vokalis Maliq & D’Essentials, Indah Wisnuwardhana, tertarik mencoba dunia akting setelah menyaksikan teater musikal “Senja Teduh Pelita”. Menurut laporan ANTARA Manado, pertunjukan itu mengadaptasi lagu-lagu grup musiknya.
Indah menyampaikan ketertarikannya saat ditemui ANTARA di kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (29/10/2026). “Berminat. Seni panggung, buat aku, selalu menarik,” kata Indah.
Ia mengaku terkesan dengan kemampuan para pemeran yang harus memadukan akting, hafalan dialog, koreografi, dan nyanyian langsung di panggung. Pengalaman menyaksikan pertunjukan itu memberinya perspektif baru tentang tantangan seni panggung dibandingkan dengan tampil sebagai penyanyi dalam konser.
Indah menilai seni panggung menuntut energi dan konsentrasi tinggi. Kekaguman itu membuatnya ingin mencoba pengalaman serupa di luar kegiatan utamanya sebagai musisi, meski ketertarikannya masih berupa keinginan awal.
Ia menyebut kemungkinan terlibat dalam proyek akting bergantung pada kesempatan dan proses belajar untuk mengembangkan kemampuannya. Sebelumnya, Indah pernah berakting melalui ekspresi mikro dalam video musik “Lucu Juga Ya” dari album kesepuluh Maliq & D’Essentials, “Kabar Gembira”.
Video musik tersebut dipamerkan di lantai dasar sebuah mal di kawasan SCBD, Jakarta. Pameran itu berlangsung pada 29 Oktober hingga 17 November 2026, dan pengunjung dapat menyaksikan akting Indah bersama Angga Puradiredja dalam video tersebut.
Angga menjelaskan bahwa “Senja Teduh Pelita” mengolah lagu-lagu Maliq & D’Essentials menjadi teater musikal yang memadukan akting, musik, dan koreografi. Pertunjukan itu sebelumnya digelar pada 3 hingga 12 Juli 2026 dengan total 14 pementasan.
Menurut laporan yang sama, teater musikal itu dijadwalkan kembali dipentaskan sebanyak 12 kali pada 5 hingga 13 Desember 2026. Pementasan tambahan tersebut ditujukan untuk mengakomodasi penggemar yang belum sempat menonton pada periode pertama.