
Kidulting, Hobi Masa Kecil yang Digemari Orang Dewasa
16 menit yang lalu
Penanaman di Pos 2 jalur Sembalun ditujukan untuk membantu menjaga mata air dan ekosistem daratan.
Terbit · 1 min read

ANTARA melaporkan, Sekretariat Nasional Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Kementerian PPN/Bappenas menanam 10 bibit pohon beringin di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi lokal.
Kepala Sekretariat Nasional SDGs Bappenas Pungkas Bahjuri menjelaskan kegiatan tersebut pada 29 Oktober 2026. Penanaman dilakukan di Pos 2 jalur pendakian Sembalun, lokasi yang memiliki sumber mata air penting.
Menurut Pungkas, pohon beringin diharapkan membantu menjaga keberlanjutan mata air. Ia mengaitkan kegiatan itu dengan Tujuan 15 SDGs, yang berfokus pada perlindungan dan pemulihan ekosistem daratan.
Pungkas juga menyebut inisiatif tersebut selaras dengan Tujuan 8 SDGs mengenai pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, daya tarik wisata Rinjani dapat mendorong pembangunan ekonomi masyarakat.
Ia menjelaskan konsep ekowisata berkelanjutan dapat menjaga kelestarian alam sekaligus memberi manfaat ekonomi langsung bagi pengelola taman nasional dan masyarakat yang bekerja di lapangan.
Pungkas mengatakan pengelolaan kawasan memerlukan kolaborasi antara pihak taman nasional, pemerintah pusat dan daerah, Universitas Mataram, komunitas, serta masyarakat sekitar. Universitas Mataram disebut berperan dalam penguatan kajian dan pemberdayaan.
Dalam laporan yang sama, ANTARA menyebut Bappenas menyatakan capaian indikator SDGs Indonesia mencapai 62 persen, dengan 13 indikator menunjukkan kemajuan dan 24 persen masih berada dalam kategori merah.
Bappenas juga menyebut Indonesia berada di peringkat ke-77 dari 167 negara, naik 25 peringkat dibandingkan 2019. Laporan itu mengaitkan penanaman di Rinjani dengan upaya menjaga ekosistem dan kehidupan sosial-ekonomi kawasan Lombok.