
Kacamata AI Meta Dijual di Indonesia 11 November
17 menit yang lalu
IFM 2026 di Cape Town menghadirkan tari, musik, kuliner, dan produk Indonesia bagi 4.088 pengunjung.
Terbit · 1 min read

Kelompok seni EOAN Group School of Performing Arts dari Cape Town membawakan tarian tradisional dari sejumlah daerah di Indonesia dalam Indonesian Folk Market (IFM) 2026. Menurut laporan ANTARA, acara itu digelar di KJRI Cape Town, Afrika Selatan, pada Sabtu (7/11/2026).
KJRI Cape Town menyebut kelompok tersebut menampilkan tari dari Aceh, Sumatera Barat, Jakarta, Jawa, dan Makassar. Penampilan itu menjadi bagian dari keterlibatan masyarakat setempat dalam memperkenalkan budaya Indonesia.
Konjen RI Tudiono mengatakan kegiatan seperti IFM ditujukan untuk merawat kedekatan dan mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara, selain hubungan antarpemerintah. Pernyataan itu disampaikan dalam siaran pers KJRI Cape Town pada Minggu (8/11/2026).
Acara tersebut juga menampilkan Ikamva Marimba dan Cape Town Minstrels, yang membawakan musik dan tradisi seni Afrika Selatan. IFM mengangkat tema “Celebrating Friendship, Bridging Cultures”.
Area kuliner menyajikan hidangan Indonesia, antara lain rendang, sate, nasi kuning, nasi uduk, bakso, mi ayam, nasi Padang, dan ayam Taliwang. Jajanan tradisional serta olahan tempe turut diperkenalkan kepada pengunjung.
Selain pertunjukan dan kuliner, IFM menghadirkan lokakarya membatik, kerajinan tangan, batik, perhiasan, busana Muslim, serta produk kecantikan dan kesehatan. Kalbe dan Geliga ikut memperkenalkan produk kesehatan Indonesia.
Indonesian Trade Promotion Centre Johannesburg berpartisipasi dengan membawa produk merek Indonesia, yakni Mayora, KARA, dan Caffino. Kehadiran produk-produk itu dimaksudkan untuk memperluas pengenalan produk Indonesia dan membuka peluang promosi serta perdagangan di pasar Afrika Selatan.
KJRI Cape Town menyebut IFM 2026 dihadiri 4.088 pengunjung. Sejak 2023, kegiatan tersebut telah digelar lima kali di Afrika Selatan. Sebelum penyelenggaraan tahun ini, tiga kali acara berlangsung di Cape Town dan satu kali di Mossel Bay. Pada 2025, acara itu menarik sekitar 3.000 pengunjung.