
Smile 3 Diproduksi dengan Nick Antosca dan David Bruckner
52 menit yang lalu
Juan Cortes menilai Persijap menjalankan strategi, tetapi kebobolan dari bola mati pada akhir laga.
Terbit · 1 min read

Pelatih Persijap Jepara Juan Cortes puas timnya membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Persebaya pada pekan kedelapan Super League. Menurut laporan ANTARA, pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Cortes menyampaikan hal itu dalam konferensi pers setelah pertandingan. ANTARA menyebut laga tersebut berlangsung pada Jumat (30/10/2026).
Cortes mengatakan Persijap datang dengan target meraih poin. Sebelum pertandingan, tim pelatih mempelajari pola permainan Persebaya, terutama umpan silang dan situasi bola mati.
Menurut Cortes, Persijap menjalankan strategi dengan baik pada babak pertama dan membatasi peluang bersih tuan rumah. Timnya juga memperoleh dua hingga tiga peluang mencetak gol, tetapi tidak berhasil memanfaatkannya.
Pada babak kedua, Persijap mempertahankan pendekatan permainan dan lebih dahulu mencetak gol. Tim berupaya memperkuat pertahanan untuk menjaga keunggulan, tetapi Persebaya menyamakan kedudukan melalui bola mati pada lima menit terakhir.
Cortes mengatakan timnya sudah berlatih mengantisipasi bola mati Persebaya. Ia menyebut gol penyama kedudukan itu menjadi pelajaran bagi Persijap.
Cortes memilih tidak berkomentar lebih jauh mengenai wasit dan mengatakan tim akan mengevaluasi permainan. Ia menilai masih banyak aspek yang perlu diperbaiki dan Persijap akan berfokus menjalankan rencana permainan pada laga berikutnya.
Pemain Persijap Pirulo menilai pertandingan berlangsung sulit karena Persebaya memiliki pemain berkualitas. Ia mengatakan Persijap perlu berkembang dan bekerja lebih keras, serta menyebut hasil itu sebagai poin tandang pertama timnya.
Pirulo menyatakan Persijap ingin berupaya meraih kemenangan di kandang sendiri pada pertandingan berikutnya.