
Atraksi Akrobat International Show Spectacular 2026 di Tiga Summarecon Mall
1 jam yang lalu
Ribuan ASN Pemerintah Kota Gorontalo bersama elemen masyarakat berunjuk rasa di Mapolda Gorontalo pada Rabu (14/10/2026), dipimpin Wali Kota Adhan Dambea. Mereka meminta proses hukum terkait pembongkaran eks rumah jawatan dihentikan dan dugaan perusakan kantor Satpol PP diusut tuntas.
Terbit · 1 min read

Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Gorontalo bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar unjuk rasa di depan Markas Polda Gorontalo, Rabu (14/10/2026) sore. Aksi tersebut dipimpin langsung Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.
Unjuk rasa itu berkaitan dengan dugaan kriminalisasi terhadap Adhan dalam penanganan perkara pembongkaran eks rumah dinas atau rumah jawatan. Bangunan tersebut diduga merupakan cagar budaya.
Dalam orasi di hadapan barikade pengamanan, massa menyampaikan dua tuntutan kepada jajaran Polda Gorontalo. Mereka meminta proses hukum terhadap Adhan dalam perkara pembongkaran eks rumah jawatan dihentikan.
Tuntutan kedua adalah agar kepolisian menuntaskan penyelidikan terhadap oknum anggota polisi yang diduga merusak kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo. Massa menilai hingga saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan dalam perkara tersebut.
Orator aksi, Amin Mootalu, menyatakan proses hukum terhadap kepala daerah itu memiliki sejumlah kejanggalan prosedur. Adhan mengatakan pihaknya akan terus berunjuk rasa apabila Polda Gorontalo tetap melanjutkan penanganan perkara yang menurutnya tidak sesuai prosedur hukum.

1 jam yang lalu

1 jam yang lalu

2 jam yang lalu
Download the Hive app for live alerts and offline reading.