
Jadwal Siaran Langsung Garudayaksa vs Persib
23 menit yang lalu
Serangan drone disebut membatasi listrik dan air di Krimea; Rusia mengklaim menembak jatuh 616 drone Ukraina.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNN Indonesia, serangan drone Ukraina memicu gangguan pasokan listrik dan air di Krimea, wilayah yang diduduki Rusia, pada Sabtu (24/10/2026). Serangan itu terjadi di tengah gelombang serangan drone yang menyasar sejumlah wilayah di Rusia bagian tenggara.
Kepala Krimea yang ditunjuk Rusia, Sergei Aksyonov, mengatakan serangan terhadap jaringan listrik utama di luar wilayah tersebut menyebabkan pembatasan pasokan listrik dan air.
Aksyonov menyampaikan hal itu melalui Telegram sebagaimana dikutip AFP. Menurut dia, insiden pada jaringan listrik utama di luar Krimea itu disebabkan serangan musuh menggunakan drone.
Aksyonov tidak merinci jumlah rumah tangga yang terdampak gangguan tersebut. Krimea merupakan semenanjung yang dihuni lebih dari 2,5 juta orang.
Rusia merebut dan mencaplok Krimea pada 2014. Sejak itu, wilayah tersebut kerap menjadi sasaran serangan Ukraina.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan pasukannya menembak jatuh total 616 drone Ukraina sepanjang malam di lebih dari 20 wilayah negara itu. Menurut laporan yang sama, sejumlah orang terluka akibat puing drone yang jatuh, dan puing tersebut memicu kebakaran di beberapa lokasi, menurut otoritas setempat di Rusia.
Gelombang serangan drone lainnya merusak infrastruktur industri di Togliatti, kota di tepi Sungai Volga, Rusia bagian tenggara. Wali Kota Togliatti, Ilya Sukhikh, menyampaikan laporan kerusakan tersebut.
Ukraina juga menghadapi serangan udara Rusia. Angkatan Udara Ukraina menyebut Rusia meluncurkan sedikitnya 126 drone ke wilayah Ukraina sepanjang malam, dan 101 di antaranya diklaim berhasil ditembak jatuh oleh pertahanan udara Ukraina.
Layanan darurat Ukraina melaporkan dua orang terluka di ibu kota Kyiv akibat serangan tersebut. Menurut laporan yang sama, serangan drone yang saling dilancarkan kedua negara menunjukkan pertempuran dalam perang Rusia-Ukraina masih berlanjut, dengan infrastruktur energi dan industri menjadi salah satu sasaran.