
Jadwal Sprint Race MotoGP Malaysia 2026
25 menit yang lalu
Negara anggota menominasikan tujuh kandidat; proses seleksi berlanjut hingga pemilihan pada Mei 2027.
Terbit · 1 min read

Tujuh kandidat dinominasikan negara-negara anggota untuk menjadi direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berikutnya, menurut laporan ANTARA yang mengutip pengumuman badan kesehatan PBB tersebut.
Pengumuman itu disampaikan pada Kamis (29/10/2026). Para kandidat berasal dari Qatar, Arab Saudi, Belgia, Spanyol, Indonesia, China, dan Armenia.
Kandidat dari Qatar adalah Hanan Mohammed Al-Kuwari, mantan menteri kesehatan yang kini menjadi penasihat perdana menteri untuk urusan kesehatan masyarakat. Dari Arab Saudi, Hanan Balkhy, direktur regional WHO untuk wilayah Mediterania Timur, turut dicalonkan.
Hans Henri P. Kluge, direktur regional WHO untuk wilayah Eropa, mewakili Belgia. Maria P. Neira dari Spanyol merupakan mantan direktur departemen lingkungan dan kesehatan WHO, sedangkan Indonesia mencalonkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Dua kandidat lainnya ialah Li Song dari China, sekretaris All-China Women's Federation dan mantan pejabat senior bidang kesehatan, serta Gevorg Tamamyan dari Armenia. Tamamyan adalah ahli onkologi anak, profesor, dan kepala departemen di Yerevan State Medical University; ia dicalonkan oleh Botswana.
Menurut laporan yang sama, para kandidat dijadwalkan mengikuti forum publik di kantor pusat WHO di Jenewa pada 18-19 November 2026. Forum itu memberi kesempatan kepada negara-negara anggota untuk berinteraksi langsung dengan mereka.
Dewan Eksekutif WHO akan menyaring kandidat menjadi lima orang pada awal 2027, lalu melakukan wawancara dan memilih hingga tiga kandidat untuk diajukan kepada Majelis Kesehatan Dunia. Forum publik kedua dijadwalkan pada 15 Maret 2027 bagi kandidat yang lolos seleksi awal.
Majelis Kesehatan Dunia dijadwalkan menunjuk direktur jenderal baru pada Mei 2027. Kandidat terpilih direncanakan mulai menjabat pada 16 Agustus 2027.