
Prabowo Salurkan Rp240 Miliar untuk Karhutla Kalbar
13 menit yang lalu
Dedi Prasetyo menargetkan struktur organisasi BRAN selesai disusun dalam 100 hari kerja.
Terbit · 1 min read

Kepala Badan Reforma Agraria (BRAN), Jenderal Polisi Prof. Dedi Prasetyo, menargetkan penyusunan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) lembaganya rampung dalam 100 hari kerja. Menurut laporan ANTARA, Dedi menyampaikan target tersebut di Jakarta.
BRAN dibentuk pada 1 Oktober 2026. Dalam keterangan yang dikutip ANTARA, Dedi mengatakan SOTK masih disusun dan diharapkan selesai dalam 100 hari kerja.
Dedi menyebut penyelesaian SOTK menjadi dasar pembagian tugas, tata kerja, dan koordinasi di BRAN. Ia berharap lembaga tersebut dapat menjalankan tugas dan fungsinya pada tahun berikutnya.
Penyusunan kelembagaan berjalan bersamaan dengan penjajakan kerja sama BRAN dengan sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Dedi bertemu dengan Komnas HAM untuk membahas sinergi dalam penanganan dan pencegahan konflik agraria.
Menurut laporan yang sama, penjajakan itu diarahkan untuk membangun mekanisme kolaborasi yang menghormati mandat masing-masing lembaga. Dedi mengatakan sinergi tersebut akan mengedepankan prinsip hak asasi manusia dan penyelesaian konflik di lapangan.
Dedi menyatakan keberhasilan reforma agraria tidak hanya dinilai dari luas tanah yang ditata atau jumlah sertifikat yang diterbitkan. Ia juga menyebut kemajuan penyelesaian konflik, kepastian hukum, pemulihan hak masyarakat terdampak, dan akses terhadap sumber penghidupan yang layak sebagai ukuran.
Sejak dibentuk dan dilantik pada 1 Oktober 2026, Dedi telah bertemu dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk menginventarisasi konflik pertanahan di berbagai daerah. BRAN dibentuk berdasarkan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria.
Undang-undang tersebut memberi BRAN tugas mengurai kebuntuan hukum dalam penyelesaian konflik agraria. Lembaga itu juga dapat merencanakan dan menyusun peta jalan, menetapkan lokasi prioritas reforma agraria, serta memverifikasi objek dan subjek yang berkaitan dengan konflik agraria.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.