
Menutup Selang Hawa CVT Berisiko Merusak Girboks
10 menit yang lalu
Gus Irfan meminta jemaah menghormati perbedaan budaya dan cara beribadah di Tanah Suci.
Terbit · 1 min read

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, yang dikenal sebagai Gus Irfan, mengimbau jemaah umrah Indonesia untuk bersikap santun dan bijaksana selama beribadah. Imbauan itu disampaikan saat ia menemui jemaah di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menurut laporan iNews.id.
Pertemuan berlangsung di Terminal 2F, Tangerang, pada Jumat (6/11/2026), ketika para jemaah menunggu waktu keberangkatan. Gus Irfan datang bersama sejumlah pejabat Kementerian Haji dan Umrah menjelang kunjungan kerjanya ke Arab Saudi.
Menurut laporan iNews.id, Gus Irfan menyampaikan bahwa jemaah akan bertemu orang-orang dari berbagai negara dengan latar belakang dan pemahaman berbeda. Ia meminta mereka menyesuaikan diri dengan lingkungan dan suasana yang berbeda, termasuk budaya serta cara beribadah jemaah lain.
Dalam pesannya, Gus Irfan mendoakan agar ibadah para jemaah berjalan lancar, menjadi mabrur atau mabrurah, dan mereka kembali dengan selamat ke Tanah Air.
Ia juga berharap pengalaman umrah mendorong jemaah menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Menurut Gus Irfan, jemaah yang mabrur atau mabrurah dapat menjadi teladan kebaikan dalam kehidupan keluarga.
Gus Irfan menyebut jemaah sebagai teladan bagi keluarga dalam menyiapkan generasi penerus kepemimpinan bangsa. Ia juga mengaitkan keberangkatan pada November dengan peringatan Hari Pahlawan.
Dalam pemantauan terminal khusus haji dan umrah itu, Gus Irfan meminta penyelenggara perjalanan ibadah umrah memanfaatkan layanan yang tersedia secara maksimal. Layanan tersebut mencakup pemeriksaan dokumen dan migrasi, penanganan bagasi, serta pos pengawasan.