
Menutup Selang Hawa CVT Berisiko Merusak Girboks
15 menit yang lalu
Hutchinson menang angka mutlak setelah 12 ronde dan merebut gelar sementara WBC yang lowong.
Terbit · 1 min read

Petinju Willy Hutchinson mengalahkan Joshua Buatsi dan merebut sabuk juara dunia sementara kelas berat ringan World Boxing Council (WBC), menurut laporan ANTARA. Pertandingan berlangsung di AO Arena, Manchester, Inggris, pada Minggu (8/11/2026) waktu Indonesia Barat.
Setelah 12 ronde, para juri memberi Hutchinson kemenangan dengan skor 117-112, 115-113, dan 115-113. Ketiga juri memenangkan Hutchinson.
Kemenangan itu membalas kekalahan Hutchinson dari Buatsi dalam pertemuan pertama mereka pada September 2024 di Stadion Wembley, London. Menurut laporan yang sama, petinju asal Skotlandia itu tampil lebih matang dengan mengandalkan kecepatan, gerakan kaki, dan kemampuannya membaca serangan lawan.
Hutchinson menjaga jarak, menghindari tekanan, dan melancarkan pukulan balasan untuk mengumpulkan angka. Strategi tersebut menyulitkan Buatsi mengembangkan permainan.
Buatsi berupaya mengambil inisiatif dengan menekan dan melancarkan pukulan ke arah kepala serta tubuh. Namun, Hutchinson mampu mengantisipasi sebagian besar serangannya.
Pada ronde-ronde akhir, Buatsi meningkatkan intensitas serangan dan beberapa kali menjebak Hutchinson di sudut ring. Pukulan ke arah tubuh yang dilancarkannya tidak cukup untuk membalikkan keadaan hingga pertandingan berakhir.
Hutchinson memastikan kemenangan angka mutlak dan merebut sabuk sementara WBC yang berstatus lowong. Gelar tersebut menjadi pencapaian penting dalam karier profesionalnya setelah ia kalah dari Buatsi pada pertemuan pertama.
ANTARA mencatat rekor Hutchinson menjadi 21 kemenangan, termasuk 14 kemenangan melalui KO, dan dua kekalahan. Buatsi juga memiliki dua kekalahan, dengan catatan 20 kemenangan, termasuk 13 melalui KO.