
Pertamina Belum Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi
13 menit yang lalu
Gerindra unggul dengan 23,1 persen, disusul PDIP 11,6 persen dan Golkar 10,7 persen dalam survei IPO.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNN Indonesia, Partai Gerindra menempati posisi teratas dalam elektabilitas partai politik untuk pemilihan anggota DPR RI berdasarkan survei Indonesia Political Opinion (IPO). PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar menyusul di posisi kedua dan ketiga.
Menurut laporan yang sama, survei IPO dilakukan pada 12-20 Oktober 2026 dalam rangka dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasilnya dirilis pada akhir pekan.
Dalam survei itu, Gerindra memperoleh elektabilitas 23,1 persen. PDIP tercatat 11,6 persen, sedangkan Golkar 10,7 persen.
Di bawah tiga besar, lima partai lain yang saat ini memiliki kursi di DPR RI mencatatkan elektabilitas di bawah 10 persen. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meraih 6,1 persen, disusul Partai Demokrat 5,9 persen dan Partai Amanat Nasional (PAN) 5,8 persen, lalu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4,6 persen dan Partai NasDem 4,2 persen.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berada di bawah NasDem dengan elektabilitas 2,9 persen. Posisi berikutnya ditempati Partai Persatuan Pembangunan sebesar 1,6 persen.
Sejumlah partai lain memperoleh elektabilitas di bawah 1 persen. Partai Gerakan Rakyat meraih 0,9 persen, Partai Gelora 0,8 persen, dan Partai Hanura 0,2 persen.
Partai Perindo, Partai Ummat, Partai Buruh, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai Garuda masing-masing mencatatkan elektabilitas 0,0 persen.
Survei tersebut juga mencatat 21,6 persen responden belum menentukan pilihan, tidak menjawab, atau memilih merahasiakan preferensi politiknya. Survei melibatkan 1.200 responden dengan metode pengambilan sampel acak bertahap, tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin kesalahan ±2,9 persen.