
Dortmund Kalahkan Elversberg 2-1
16 menit yang lalu
Sekolah Rakyat tersebar di 131 kabupaten/kota dan ditujukan bagi anak dari keluarga miskin ekstrem.
Terbit · 1 min read

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan 265 Sekolah Rakyat telah selesai dibangun hingga Oktober 2026. Menurut laporan ANTARA Manado, sekolah-sekolah itu tersebar di 131 kabupaten/kota di Indonesia.
Teddy menyampaikan informasi tersebut dalam keterangan yang diterima di Jakarta pada Sabtu (7/11/2026).
Teddy menyebut Sekolah Rakyat sebagai program untuk membuka kesempatan bagi anak-anak Indonesia dalam meraih cita-cita. Program tersebut diselenggarakan secara gratis bagi anak dari keluarga desil 1 dan 2 atau yang tergolong miskin ekstrem.
Menurut laporan yang sama, Teddy mengatakan lebih dari 45 ribu anak jalanan kini berkesempatan kembali bersekolah. Pernyataan itu merujuk pada anak-anak yang memperoleh kesempatan melalui program Sekolah Rakyat.
Teddy mengatakan para peserta juga mendapat tempat tinggal, fasilitas belajar dan olahraga, makanan bergizi, serta layanan kesehatan. Fasilitas tersebut, menurut keterangannya, menyertai pendidikan yang diberikan kepada anak-anak.
Ia menyebut program itu membawa misi sosial untuk membantu anak-anak membangun kehidupan yang lebih baik melalui pendidikan. Pemerintah meyakini setiap anak berhak mengembangkan potensinya tanpa kehilangan harapan atas masa depan.
Teddy juga menyampaikan bahwa latar belakang keluarga tidak semestinya menentukan masa depan anak. Ia mengatakan negara hadir untuk membuka kesempatan bagi setiap anak Indonesia.