
Menteri PKP Buka Akses Data Pengadaan kepada LKPP
7 menit yang lalu
Pemerintah menyiapkan koperasi desa dan kelurahan untuk mengonsolidasikan pasokan UMKM bagi program MBG.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib dipasok oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Ia menyampaikan hal itu saat pembukaan pameran pertanian Agrinex di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Zulkifli mengatakan program strategis nasional tersebut harus memberi dampak ekonomi langsung kepada masyarakat tingkat bawah. Ia menegaskan bahwa pemasok pangan untuk program MBG dan pertanian harus berasal dari UMKM.
Berdasarkan data Badan Gizi Nasional per Juli 2026 yang dikutip ANTARA, sebanyak 63.189 unit UMKM telah terhubung dalam rantai pasok MBG. ANTARA juga melaporkan terdapat 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang melayani hingga 57 juta penerima manfaat.
Untuk mengonsolidasikan pasokan UMKM lokal, pemerintah menyiapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan. Koperasi itu direncanakan menjadi wadah penampung sekaligus penyalur bantuan pemerintah.
Zulkifli mengatakan UMKM akan dikelola melalui koperasi di setiap desa dan kelurahan.
Zulkifli menyebut pemerintah berencana memperkuat permodalan pelaku usaha agar UMKM lokal mampu memenuhi kebutuhan program melalui pemangkasan suku bunga kredit mikro PNM Mekaar. Menurut laporan ANTARA, ia menyebut suku bunga itu akan dipangkas menjadi maksimal 8 persen per tahun dengan suku bunga tetap.
Penurunan suku bunga itu diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 74 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kegiatan Subsidi Bunga/Subsidi Margin Kredit Perempuan Prasejahtera. Namun, kebijakan tersebut belum berlaku resmi.
Menurut laporan yang sama, aturan itu masih dalam tahap finalisasi di Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah selaku Kuasa Pengguna Anggaran. Tahap tersebut dilakukan melalui perjanjian kerja sama dengan PNM.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.