
39 Gerbong Kereta Tergelincir di Sverdlovsk
10 menit yang lalu
Seri penentu juara umum di Kudus menuntut pembalap beradaptasi dengan perubahan sebagian besar lintasan.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, seri ketiga 76 Ultimate Downhill 2026 digelar di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026. Perubahan lintasan di seri ini menuntut kemampuan adaptasi dan strategi balapan dari para pembalap.
Perwakilan 76 Rider sekaligus penyelenggara, Agnes C. Wuisan, menjelaskan bahwa seri pamungkas itu menjadi penentu gelar juara umum. Dua putaran sebelumnya berlangsung di Bukit Hijau Bike Park, Yogyakarta, dan Arjuno Bike Park, Pasuruan, Jawa Timur.
"Terjadi persaingan yang dinamis, tidak hanya di men elite tetapi juga di semua kelas, karena 70 persen lintasan tahun ini berbeda dengan dua tahun ke belakang sehingga pembalap harus menyusun strategi baru menghadapi kejuaraan," kata Agnes dalam keterangan di Jakarta, Senin (26/10/2026).
Menurut laporan yang sama, persaingan diperkirakan makin menarik karena pembalap harus menghadapi lintasan yang menuntut ketepatan membaca medan, penguasaan teknik, dan pengaturan kecepatan. Agnes menyebut pembalap tidak bisa hanya mengandalkan ingatan terhadap rute, sehingga kemampuan beradaptasi dan perhitungan teknis menjadi faktor penting untuk mencatat waktu terbaik.
Ternadi Bike Park menjadi satu-satunya lokasi yang tetap digunakan dalam rangkaian kompetisi tahun ini. Penyelenggara menyiapkan perubahan pada bagian tengah lintasan untuk mengurangi keuntungan bagi pembalap yang sudah menguasai karakter trek. Direktur acara 76 Ultimate Downhill, Aditya Nugraha, menyatakan keamanan menjadi salah satu pertimbangan untuk tidak membuat perubahan yang signifikan.
Aditya menambahkan, penyelenggara juga meningkatkan penyajian informasi waktu. Sejak seri kedua, catatan waktu yang sebelumnya hanya tersedia di gerbang finis kini turut ditampilkan melalui layar LED di area finis agar pembalap dapat mengevaluasi performa mereka.
Berdasarkan statistik penyelenggara, pada kelas elite putra Agung Prio Apriliano memimpin klasemen sementara dengan 510 poin, disusul Putra Ganda Arrozak dengan 400 poin. Posisi ketiga hingga kelima masing-masing ditempati Yosi Saputro, Andy Prayoga, dan Mohammad Abdul Hakim.
Ganda, yang memperkuat Alaska Squad Racing Team, bertekad memanfaatkan karakter Ternadi yang bersifat cepat dan minim kayuhan pedal. Ia mengatakan akan mematangkan lagi visualisasi dan pemilihan jalur balap, karena Ternadi Bike Park adalah trek yang ia sukai dengan kayuhan yang minim dan kecepatan tinggi.
Seri ketiga ini mempertandingkan 10 kategori, mulai dari elite putra, elite putri, dan junior putra hingga kelompok master, olahraga, dan remaja. Ternadi Bike Park berstatus UCI level C1 dan menjadi panggung penutup yang menuntut kesiapan fisik, teknik, dan strategi peserta.