
ETH Zurich Kembangkan Tangan Robotik yang Merayap
40 menit yang lalu
AFA membawa sanksi FIFA terhadap pemain Argentina ke CAS setelah upaya banding sebelumnya ditolak.
Terbit · 1 min read

Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait sanksi FIFA terhadap gelandang Leandro Paredes. Menurut laporan CNN Indonesia, pengajuan itu dilakukan pada Sabtu (7/11/2026) waktu setempat.
Sanksi tersebut berkaitan dengan keributan setelah final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol. Laporan itu menyebut insiden terjadi setelah pertandingan berakhir.
Dalam insiden tersebut, Paredes mencengkeram leher Eric Garcia dan mendorong Gavi hingga terjatuh. Keributan kemudian melibatkan pemain dari kedua tim.
FIFA menjatuhkan larangan bermain 10 pertandingan dan denda US$90 ribu kepada Paredes, setara dengan Rp1,6 miliar menurut laporan CNN Indonesia.
AFA juga membawa perkara yang melibatkan Nahuel Molina, Thiago Almada, dan asisten pelatih Roberto Ayala ke CAS. Asosiasi itu menyatakan langkah tersebut bertujuan membela hak pemain dan AFA serta meminta keputusan FIFA ditinjau kembali.
AFA menyatakan memiliki argumen faktual dan hukum yang cukup untuk mengajukan banding. Laporan CNN Indonesia mengutip pernyataan asosiasi tersebut tanpa menyebut rincian argumen yang diajukan.
Menurut laporan yang sama, FIFA sebelumnya menolak banding AFA, tetapi mengurangi hukuman Molina dari larangan bermain tujuh pertandingan dan denda US$90 ribu menjadi larangan empat pertandingan dan denda US$60 ribu. AFA tetap tidak menerima keputusan itu dan melanjutkan proses ke CAS.
AFA juga mengajukan banding ke CAS atas denda US$321 ribu yang dijatuhkan terkait yel-yel diskriminatif suporter Argentina. CNN Indonesia mengutip Flashscore dalam pemberitaan mengenai pengurangan hukuman Molina.