
Pramono Imbau ASN DKI Bijak Bermedia Sosial
9 menit yang lalu
Jafar mengaku gugup saat kembali bertanding, sementara Rinjani menilai aspek teknik masih perlu diperbaiki.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, pasangan ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Rinjani Kwinnara Nastine tersingkir pada babak 32 besar BWF World Tour Super 500 Korea Open 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang Yuta Watanabe/Maya Taguchi.
Pertandingan berlangsung di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, pada Rabu (4/11/2026). Jafar/Rinjani kalah dua gim langsung dengan skor 17-21, 12-21 dari pasangan unggulan keempat itu.
Jafar mengatakan dirinya merasa tegang dan gugup saat kembali tampil di turnamen internasional setelah sekian lama tidak mengikuti turnamen. Ia menyampaikan hal itu dalam keterangan resmi PBSI pada Rabu (4/11/2026).
“Senang bisa kembali bertanding tapi rasanya sangat berbeda, dari awal saya merasakan ada tegang dan gugup. Sesuatu yang wajar rasanya setelah sekian lama tidak ikut turnamen. Cukup senang tapi hasilnya memang belum bagus,” kata Jafar.
Meski belum menang, Jafar menilai kesempatan bertanding kembali menjadi pengalaman untuk membangun kepercayaan diri dan mengembalikan ritme permainan.
Jafar langsung berhadapan dengan Watanabe, salah satu pemain yang diidolakannya di sektor ganda campuran. Ia mengaku terinspirasi oleh kemampuan Watanabe membangun permainan bersama pasangan hingga bersaing di level tertinggi.
Jafar mengatakan pertemuannya dengan Watanabe, salah satu idolanya, menjadi pengalaman berharga. Ia terinspirasi oleh kemampuan Watanabe mengembangkan permainan bersama pasangannya hingga mencapai level tertinggi dan berharap dapat mengikuti jejaknya.
Rinjani menilai permainan mereka cukup baik dalam pertandingan tersebut, tetapi masih ada hal yang perlu dipelajari dan dilatih, terutama dari sisi teknik. “Di pertandingan pertama kami merasa cukup lumayan bermain baik tadi. Tapi memang masih banyak yang harus dipelajari lagi, harus banyak dilatih lagi dari sisi tekniknya,” kata Rinjani.