
Dokter Uraikan Gejala dan Penanganan Perimenopause
23 menit yang lalu
Robotika, nanoteknologi, dan riset kesehatan menjadi sorotan ekspo di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan iNews.id, sebanyak 34 perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) dijadwalkan memperkenalkan karya mahasiswa dalam Expo Inovasi OASE PTKIN 2026. Acara itu direncanakan dibuka pada 4 November 2026.
Ekspo berlokasi di Halaman Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, menyampaikan pandangannya pada Sabtu (31/10/2026).
Suyitno mengatakan karya mahasiswa perlu menjadi bagian utama untuk memperkenalkan kualitas PTKIN kepada masyarakat. Ia menilai penguasaan teknologi dapat memperluas kontribusi PTKIN dalam pembangunan.
Menurut laporan yang sama, Suyitno menilai bekal keagamaan dapat memperkuat tanggung jawab mahasiswa saat mengembangkan dan menggunakan ilmu pengetahuan.
Dalam penyelenggaraan OASE I di Banda Aceh pada 2021, mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga meraih juara pertama bidang Nanoteknologi dan Produk Kesehatan. Karya mereka berupa penelitian formulasi mikrokapsul ekstrak anggur laut berbasis nanokitosan.
Menurut laporan yang sama, OASE II di Jakarta pada 2023 menghadirkan 100 stan dari beragam bidang keilmuan, termasuk inovasi krim nano mahasiswa UIN Alauddin Makassar. Direktur Diktis, Sahiron, menilai rekam jejak itu menunjukkan kesinambungan pengembangan sains di PTKIN dan menekankan pentingnya mutu penelitian.
Sahiron mengatakan mahasiswa perlu mampu menjelaskan masalah penelitian, metode, hasil pengujian, serta keterbatasan karya. Menurut dia, penjelasan ilmiah diperlukan agar inovasi memiliki bobot akademik.
Menurut laporan yang sama, cabang Robotik pada OASE ketiga diikuti 39 mahasiswa, sedangkan Nanoteknologi dan Kesehatan diikuti 32 mahasiswa. Kompetisi itu mempertemukan 497 finalis dari 54 PTKIN setelah seleksi daring yang diikuti 1.592 mahasiswa; Rektor UIN Sunan Kalijaga, Noorhaidi Hasan, menjelaskan bahwa ekspo memberi ruang bagi kampus peserta untuk memperkenalkan karya dan bertukar pengetahuan.