
Penggugat Cabut Gugatan soal Lagu SWIM BTS
17 menit yang lalu
Studi menemukan responden menebak status sosial dari foto wajah dengan akurasi 68 persen.
Terbit · 1 min read

Penelitian yang dikutip CNBC Indonesia menyebut ekspresi wajah dapat memengaruhi penilaian orang terhadap status sosial dan kekayaan seseorang. Studi yang dimuat dalam Journal of Personality and Social Psychology itu menyoroti jejak emosi yang terbentuk sepanjang hidup.
Peneliti Thora Bjornsdottir menjelaskan bahwa perbedaan kelas sosial dapat terbaca dari raut wajah, termasuk ketika seseorang tidak sedang menunjukkan ekspresi tertentu. Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip CNBC Make It, Bjornsdottir menyatakan penelitian tersebut menunjukkan perbedaan itu dapat terlihat pada wajah.
Studi itu mengaitkan kondisi finansial yang lebih stabil dengan tingkat stres yang lebih rendah, yang menurut para peneliti dapat tercermin dalam pola ekspresi wajah. Sebaliknya, tekanan akibat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar dapat meninggalkan ketegangan emosional yang tampak secara halus.
Para peneliti menggunakan 160 foto hitam-putih dengan ekspresi netral, terdiri atas 80 pria dan 80 wanita. Separuh subjek berasal dari kelas sosial atas dan separuh lainnya dari kalangan pekerja.
Responden diminta menebak status sosial orang-orang dalam foto. Sebanyak 68 persen tebakan tepat, lebih tinggi daripada peluang tebakan acak, dan akurasinya tetap tinggi ketika foto hanya menampilkan bagian mata atau mulut.
Sebagian besar responden tidak menyadari bagaimana mereka mengenali perbedaan itu. Peneliti Nicholas O. Rule menjelaskan bahwa pola emosi yang dialami sepanjang hidup dapat memengaruhi wajah melalui kontraksi otot yang berulang.
Menurut Rule, pola seperti stres berulang atau kebahagiaan yang konsisten dapat membentuk garis dan struktur halus pada wajah. Ia juga memperingatkan bahwa penilaian status sosial berdasarkan wajah berpotensi memicu bias dan ikut mendorong siklus kemiskinan.