
Brosnan Nilai Callum Turner Cocok Jadi Bond
17 menit yang lalu
PLB Temajuk dinilai berpotensi mendukung wisata dan ekonomi warga, dengan kesiapan masyarakat serta infrastruktur masih perlu diperhatikan.
Terbit · 1 min read

Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) menyiapkan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, sebagai akses masyarakat Indonesia dan Malaysia sekaligus penggerak pariwisata perbatasan. Menurut laporan ANTARA, potensi itu disampaikan Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPPDT Irjen Pol. Edfrie R. Maith.
Maith menyampaikan hal tersebut setelah meninjau PLB Temajuk pada Kamis (5/11/2026). Ia menilai pos itu dapat mendukung akses wisatawan dari Sarawak, Malaysia, menuju Pantai Temajuk dan Telok Melano.
Menurut Maith, Temajuk berbatasan langsung dengan Telok Melano di Sarawak. Posisi itu dinilai membuka peluang pengembangan pariwisata dan kegiatan ekonomi bagi masyarakat di kedua wilayah.
Ia mengatakan kesiapan masyarakat perlu diperhatikan seiring meningkatnya aktivitas lintas batas dan rencana pengembangan fasilitas perbatasan. Pelaku usaha lokal, khususnya, perlu memiliki kapasitas untuk memanfaatkan peluang ekonomi.
“Kalau perbatasan kita di PLB semakin ramai dan nantinya PLBN dibangun, tentu peluang ekonomi masyarakat juga semakin terbuka. Masyarakat sekitar harus memiliki kesiapan untuk menangkap peluang tersebut,” ujar Maith.
Maith juga menekankan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia perlu berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, infrastruktur yang memadai dibutuhkan untuk mendukung aksesibilitas, mobilitas warga, dan pengembangan pariwisata.
Peninjauan itu menjadi bagian dari upaya BNPPDT mengidentifikasi potensi serta kebutuhan kawasan untuk pertimbangan pengelolaan perbatasan. Dalam kegiatan tersebut, Maith didampingi Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kabupaten Sambas, Septiza.
PLB Temajuk direncanakan dikembangkan menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) untuk memperkuat layanan lintas batas dan konektivitas Indonesia-Malaysia. Di sisi Malaysia, Pemerintah Sarawak tengah membangun Border Post Telok Melano yang berstatus Pos Kawalan Sempadan (PKS).