
AS Roma Menang 5-2 atas Udinese
12 menit yang lalu
Perusahaan AI menyiapkan instruksi standar agar pengelola situs dapat menolak konten mereka untuk pelatihan model mendatang.
Terbit · 2 min read

OpenAI, Google, Microsoft, dan Anthropic berkomitmen menyediakan mekanisme bagi media dan pengelola situs untuk menolak konten mereka digunakan sebagai bahan pelatihan kecerdasan buatan (AI). Menurut laporan CNNIndonesia yang mengutip AFP, komitmen itu diumumkan pada 30 Oktober 2026, di tengah kritik dan gugatan penerbit berita.
Mekanisme tersebut ditujukan untuk pelatihan model AI pada masa mendatang, bukan untuk menghentikan semua bot yang mengakses situs atau seluruh bentuk pengumpulan konten. Pengelola situs nantinya dapat menggunakan satu instruksi standar yang dikenali perusahaan AI yang menerapkan protokol tersebut.
Saat ini, menurut laporan yang sama, pengelola situs perlu memasang perintah pemblokiran berbeda untuk masing-masing bot yang mengumpulkan data secara otomatis, atau melakukan pengikisan data. Mekanisme baru itu belum diterapkan serentak dan diperkirakan memerlukan waktu beberapa bulan.
Microsoft menjadwalkan penerapan mulai 1 Februari 2027, sedangkan Google menyebut akan menerapkannya pada 2027 tanpa menetapkan waktu yang lebih spesifik. OpenAI menyatakan akan menggulirkannya dalam beberapa bulan mendatang, sementara Anthropic mengatakan proses penerapan sudah dimulai.
Microsoft menyebut pengumpulan konten untuk pelatihan AI tetap diizinkan secara bawaan sampai pengelola situs mengubah pengaturannya. Karena itu, penerbit perlu mengambil langkah aktif jika ingin menolak penggunaan konten mereka.
Microsoft dan Google juga menyatakan bahwa penolakan terhadap pelatihan AI dapat mengurangi peluang konten penerbit tampil di aplikasi dan layanan berbasis AI mereka. Pengumuman itu muncul ketika penerbit menghadapi peningkatan bot yang mengumpulkan artikel untuk memasok data bagi model AI.
Sebagian penerbit menempuh jalur hukum. Pada Desember 2023, The New York Times menggugat OpenAI dan Microsoft dengan tuduhan bahwa kedua perusahaan menggunakan jutaan artikelnya tanpa izin atau pembayaran untuk melatih ChatGPT; kedua perusahaan menggunakan pembelaan berdasarkan pengecualian penggunaan wajar dalam hukum hak cipta.
Sejumlah pilihan pengaturan lain juga tersedia. Cloudflare telah memblokir bot AI secara bawaan pada situs pelanggan baru sejak Juli 2025, sedangkan standar Really Simple Licensing memungkinkan penerbit mengenakan biaya kepada bot yang mengakses halaman mereka.
Meta menyatakan mendukung penyusunan instruksi bersama bagi perusahaan AI. Juru bicara Meta Andy Stone menyampaikan di X bahwa perusahaan memandang sinyal bersama sebagai langkah penting dan berharap dapat bekerja sama dengan perusahaan AI lain dalam pengembangan serta penerapan standar industri.