
Fabregas Minta Como Tetap Membumi Usai Menang 9-1
12 menit yang lalu
Pemilik rumah menerima Rp15 juta untuk rehabilitasi, sementara bantuan pangan disiapkan bagi penghuni rumah singgah.
Terbit · 1 min read

Sebanyak 12 rumah di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terbakar saat karhutla dan pemiliknya mendapat bantuan rehabilitasi Rp15 juta per rumah. Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip detikKalimantan, total bantuan rehabilitasi itu mencapai Rp180 juta.
Sekretaris Dinas Sosial Kota Palangka Raya Sri Rimbawani menyampaikan keterangan tersebut pada Selasa (3/11/2026). Rumah penerima bantuan tersebar di Kereng Bangkirai, Jalan Tjilik Riwut, Hiu Putih, Dulin Kandang, Petuk Katimpun, dan Jalan Ir Soekarno.
Sri mengatakan bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal akibat karhutla. Ia menyebut bantuan itu mendukung pembangunan atau rehabilitasi rumah. “Jadi ada 12 rumah yang selama karhutla ini terbakar. Kami upayakan membantu untuk pembangunan atau rehabilitasi rumah tersebut. Setiap rumah mendapatkan Rp 15 juta, sehingga totalnya Rp 180 juta,” kata Sri.
Dana rehabilitasi itu bersumber dari alokasi Bantuan Presiden untuk perlindungan sosial masyarakat terdampak karhutla. Menurut laporan yang sama, Dinas Sosial Palangka Raya juga menyiapkan Rp29,4 juta untuk kebutuhan makanan penghuni rumah singgah.
Sri menjelaskan penyaluran bantuan berfokus pada perbaikan rumah dan pemenuhan pangan bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal sementara. Anggaran makanan diperuntukkan bagi 50 orang dengan biaya Rp84 ribu per orang selama tujuh hari.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya Hendrikus Satria Budi mengatakan pemerintah kota menerima dana Bantuan Presiden sebesar Rp10 miliar untuk penanganan karhutla. Ia menyebut penggunaan dana disusun berdasarkan pengamatan dan pengkajian bersama dinas teknis, kemudian ditelaah Inspektorat.
Menurut laporan yang sama, dana Rp10 miliar itu dialokasikan untuk 16 kegiatan, termasuk pemenuhan kebutuhan personel, pengadaan peralatan, operasional lapangan, pelayanan kesehatan, dan kebutuhan pendukung lainnya.