
KPK Sita Uang dan Dokumen di Jawa Tengah
15 menit yang lalu
Jarak pandang di Sampit dilaporkan sekitar lima meter; polisi mengimbau pengendara mengurangi kecepatan.
Terbit · 1 min read

Satlantas Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengimbau pengendara berhati-hati saat melintasi wilayah yang diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Menurut laporan CNNIndonesia.com, jarak pandang di Sampit pada Kamis (22/10/2026) pagi dilaporkan sekitar lima meter.
Data BMKG Kotim yang dikutip laporan tersebut mencatat jarak pandang itu pada pukul 07.00 WIB. Kecepatan angin saat itu tercatat nol kilometer per jam.
Kepala Satlantas Polres Kotim AKP Heriyanto meminta pengemudi menurunkan kecepatan. Dalam pernyataan yang dikutip Antara pada Kamis (22/10/2026), ia mengatakan, “Dalam kondisi berkabut seperti sekarang, kecepatan sebaiknya tidak melebihi 40 kilometer per jam atau disesuaikan dengan kemampuan pengemudi mengendalikan kendaraan apabila ada sesuatu di depan.”
Imbauan itu disampaikan setelah sebuah minibus menabrak pembatas Bundaran 0 Kilometer di Kota Sampit sekitar pukul 04.00 WIB pada hari yang sama. Menurut laporan yang sama, kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi karena kabut asap mengganggu jarak pandang pengemudi.
Minibus itu menghantam pembatas hingga naik ke area taman. Bagian depan kendaraan rusak cukup parah dan pengemudi dilaporkan dibawa ke rumah sakit.
Petugas Satlantas Polres Kotim menangani kejadian dan mengevakuasi kendaraan menggunakan mobil derek. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Heriyanto mengingatkan pengemudi agar tidak memacu kendaraan ketika jalan di depan tidak terlihat jelas. Ia juga meminta pengendara memperkirakan jarak pandang dan menyesuaikan cara berkendara agar memiliki waktu untuk bereaksi terhadap situasi tak terduga.
Selain mengendalikan kecepatan, pengemudi diimbau memastikan kondisi tubuh sehat dan pikiran tenang sebelum bepergian serta tidak memaksakan diri jika merasa tidak siap. Laporan tersebut menyebut kabut asap masih menyelimuti Sampit hingga Kamis pagi.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.