
BPOM Terbitkan 144.863 NIE Pangan Olahan
9 menit yang lalu
ASDP Merak berencana mengapungkan KMP Batu Mandi yang karam, lalu menariknya ke galangan setelah investigasi selesai.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan iNews.id, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak akan mengapungkan kembali Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi yang karam setelah terbakar di perairan Merak, Kota Cilegon, Banten. Langkah itu dilakukan saat investigasi untuk mengungkap penyebab kebakaran kapal masih berlangsung.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Umar Imran Batubara, mengatakan proses pengapungan melibatkan sejumlah pihak terkait, di antaranya Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Polairud Polda Banten.
KMP Batu Mandi terbakar pada Selasa (20/10/2026) saat mengangkut penumpang yang hendak bersandar di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak. Menurut laporan yang sama, insiden tersebut masih dalam penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.
iNews.id juga melaporkan bahwa polisi telah memeriksa 18 saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.
Umar menyampaikan rencana itu pada Jumat (23/10/2026). "Setelah diapung tentunya kita harus berkoordinasi dengan instansi terkait, KSOP maupun Polairud, kalau memang sudah selesai mereka melakukan investigasi dan pemeriksaan rencananya kami tarik ke galangan," ujarnya.
Ia menyebut lokasi yang direncanakan menjadi tempat penyandaran kapal adalah galangan kapal di Bojonegara atau galangan tempat kapal tersebut dibuat di Bandar Lampung.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.