
Veda Ega Pratama Tampil Kuat di Moto3
14 menit yang lalu
Festival hingga 16 November menampilkan parade, lomba, pagelaran, dan pameran seni.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, menggelar Festival Seni Budaya (FSB) Badung XV Tahun 2026 untuk melestarikan seni dan budaya tradisional, khususnya kesenian Bali. Menurut laporan ANTARA, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyebut festival itu sebagai langkah pemerintah daerah dalam menjaga budaya lokal.
Festival berlangsung hingga 16 November 2026. Laporan ANTARA tidak menyebut tanggal mulai maupun lokasi kegiatan secara lebih terperinci.
Adi Arnawa mengatakan festival tersebut dinilai strategis untuk memperkuat identitas Badung di tengah arus globalisasi. Ia juga menyebut kegiatan itu sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada budaya lokal.
“Penyelenggaraan festival ini merupakan langkah nyata kami dalam melestarikan seni dan budaya lokal,” ujar Adi Arnawa dalam keterangan yang diterima di Mangupura, Kamis (5/11/2026).
Menurut laporan yang sama, Adi Arnawa mengatakan festival memberi ruang bagi seniman dan generasi muda untuk menampilkan seni serta kreativitas. Ia berharap kegiatan itu mendorong munculnya karya yang melestarikan seni dan budaya.
Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana mengatakan FSB 2026 mencakup parade, lomba, pagelaran, dan pameran. Pesertanya tidak hanya seniman lokal Bali, tetapi juga kelompok kesenian dari luar daerah, termasuk Disbudpar Bandung, Jawa Barat, dan sebuah sanggar seni dari Sumatera Barat.
Sukadana menyebut festival tahun ini diikuti 1.925 seniman dan diramaikan 81 usaha mikro, kecil, dan menengah dari Badung. ANTARA menerbitkan laporan tersebut pada 5 November 2026.