
Paul Mackenzie Dihukum 200 Tahun Penjara
28 menit yang lalu
Pemkab Banyuwangi meraih peringkat pertama GM-DTGI 2026 untuk tata kelola transformasi digital.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi meraih peringkat terbaik pertama dalam Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) 2026 untuk tata kelola transformasi digital, terutama penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Menurut laporan ANTARA, penghargaan itu diberikan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada melalui kelompok riset Information System and Digital Transformation.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam seminar nasional di Auditorium MM FEB UGM. Menurut laporan yang sama, seminar itu bertajuk “Artificial Intelligence untuk Pemerintah Daerah: Mengakselerasi Transformasi Digital dan Peningkatan Kinerja di Tengah Peluang dan Tantangan”.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan penghargaan itu merupakan hasil kerja bersama jajaran pemerintah kabupaten. Ia menyebut transformasi digital bukan sekadar penyediaan teknologi, melainkan juga sarana untuk mempercepat pelayanan dan memudahkan masyarakat mengakses layanan publik. Pernyataan itu disampaikan di Banyuwangi pada Jumat (6/11/2026).
Menurut Ipuk, pengembangan transformasi digital di Banyuwangi dilakukan melalui penguatan regulasi, integrasi sistem, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan layanan digital yang terhubung hingga tingkat desa.
Ipuk mengatakan pemerintah kabupaten terus mendorong integrasi layanan dan penguatan tata kelola data. Ia juga menyebut peningkatan kapasitas aparatur serta pengembangan inovasi digital yang sesuai kebutuhan warga sebagai bagian dari upaya tersebut.
Dalam laporan yang sama, Ipuk menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat. Banyuwangi ditunjuk sebagai percontohan digitalisasi bantuan sosial melalui aplikasi Portal Perlinsos, yang menurut laporan itu bertujuan mendukung penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran dan transparan.
Ipuk menyebut penunjukan tersebut sebagai kepercayaan bagi Banyuwangi untuk menjadi model transformasi digital pemerintahan daerah. Ia mengatakan upaya itu diarahkan untuk mengembangkan sistem perlindungan sosial yang lebih baik secara nasional.