
34 Orang Diamankan Saat Unjuk Rasa di Den Haag
9 menit yang lalu
Bima Arya mendorong kolaborasi dan kegiatan literasi agar perpustakaan lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Terbit · 1 min read

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto meminta pengelolaan Perpustakaan Umum Daerah Mr Syafruddin Prawiranegara di Bukittinggi melibatkan komunitas setempat dan memperbanyak kegiatan literasi. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu saat mengunjungi perpustakaan tersebut di Bukittinggi.
ANTARA memberitakan kunjungan itu pada 1 November 2026 dan menyebutnya berlangsung pada Minggu. Dalam kunjungan tersebut, Bima menekankan perlunya kerja sama dengan komunitas, sekolah, dan berbagai pihak agar kegiatan perpustakaan lebih beragam serta dapat mendorong minat baca.
Bima menyebut dua hal yang perlu diperhatikan, yakni pengelolaan secara kolaboratif dan pengaktifan beragam kegiatan untuk meningkatkan literasi. Menurut laporan yang sama, ia mengatakan kerja sama sebaiknya tidak hanya melibatkan unsur pemerintah, tetapi juga komunitas di daerah.
Ia juga mendorong kegiatan yang dapat mendukung keberlanjutan perpustakaan, termasuk menghasilkan pendapatan. Menurut Bima, upaya tersebut dapat membantu perpustakaan terus beroperasi dan berkembang.
Bima menilai perpustakaan menjadi salah satu indikator kemajuan peradaban kota, sementara minat baca masyarakat berperan dalam meningkatkan kualitas peradaban. Ia mengapresiasi gedung yang telah direnovasi serta koleksi bacaan yang beragam.
Ia berharap perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga mengembangkan kegiatan kreatif dan edukatif. Bima juga menginginkan fasilitas yang tersedia dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan perpustakaan masih membutuhkan dukungan untuk pengisian koleksi dan penataan kawasan setelah pembangunan gedung baru disiapkan. Ia berharap perpustakaan itu berkembang sebagai ruang edukasi dan tujuan publik melalui kerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Ramlan mengatakan Pemerintah Kota Bukittinggi telah menyiapkan program penguatan perpustakaan bersama Perpusnas. Program itu mencakup konten kreatif berbasis kearifan lokal, pekan literasi daerah, dan pendataan perpustakaan.