
Michelle Surjadi Raih Perunggu Renang di YOG 2026
10 menit yang lalu
BPBD Jakarta menyiapkan lokasi pengungsian dan berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mengantisipasi banjir pada Februari 2027.
Terbit · 1 min read

BPBD Jakarta menyiapkan 403 lokasi pengungsian untuk menghadapi potensi banjir saat puncak musim hujan pada Februari 2027. Menurut laporan iNews.id, persiapan itu ditujukan untuk mengantisipasi skenario hujan ekstrem berkepanjangan, kiriman air dari hulu sungai, dan pasang air laut.
Curah hujan tinggi pada Februari 2027 berpotensi meningkatkan risiko genangan hingga banjir di sejumlah wilayah Jakarta.
Kepala Satuan Pelaksana BPBD Jakarta, Marulitua Sijabat, mengatakan Pemerintah Provinsi Jakarta telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk menghadapi potensi bencana.
Koordinasi dilakukan bersama TNI, Polri, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Maruli juga menyebut koordinasi lintas sektor di jajaran pemerintah daerah telah dilakukan.
“Termasuk koordinasi lintas sektor di jajaran pemerintah daerah telah dilakukan sebagai antisipasi situasi bencana saat puncak musim penghujan,” kata Maruli, dikutip dari keterangan Pemprov Jakarta, Sabtu (7/11/2026).
Maruli menjelaskan curah hujan pada Februari 2027 diperkirakan sangat tinggi dan berpotensi ekstrem. Hujan yang berlangsung lama dapat meningkatkan risiko genangan hingga banjir.
Pemetaan BPBD mencatat 200 RW di Jakarta masuk kategori rawan genangan dan banjir. Kawasan yang disebut antara lain Cawang, Cililitan, Kampung Melayu, dan Rawa Buaya.