
Ahmad Doli Sampaikan Duka untuk 9 Relawan Karhutla
14 menit yang lalu
Menkes menjelaskan foto penggunaan tabung oksigen di Palangka Raya berkaitan dengan edukasi tentang fasilitas oksigen.
Terbit · 1 min read

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengklarifikasi foto dirinya menggunakan tabung oksigen saat berkunjung ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Menurut laporan CNN Indonesia, Budi menyatakan dirinya tidak mengalami sesak napas seperti narasi yang beredar di media sosial.
Melalui akun Instagram @bgsadikin, Budi mengatakan foto tersebut benar, tetapi narasi yang menyertainya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Ia menulis, “Saya sama sekali tidak merasa sesak pada saat itu.”
Budi mengatakan dirinya juga menggunakan masker KN95 selama kunjungan. Menurut penjelasannya, penggunaan tabung oksigen bertujuan memberikan informasi dan edukasi tentang Rumah Oksigen yang tersedia di Palangka Raya.
Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan Rumah Oksigen yang dikelola Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Bus Oksigen Keliling milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Fasilitas tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat terdampak polusi udara, terutama saat terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Menurut laporan yang sama, Rumah Oksigen dilengkapi penyaring udara HEPA. Warga yang sesak napas dapat beristirahat dan memperoleh bantuan oksigen dengan pemantauan tenaga kesehatan; mereka yang memerlukan penanganan lebih lanjut akan dirujuk ke rumah sakit.
Budi mengimbau warga yang mulai sesak agar segera mendatangi Rumah Oksigen terdekat. Ia menulis, “Kalau warga mulai sesak, segera ke Rumah Oksigen terdekat,” dan meminta masyarakat tidak menunggu sampai kondisinya parah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menyiapkan Bus Oksigen Keliling untuk membantu warga yang kesulitan menjangkau fasilitas. Budi menyebut pasokan oksigen penting bagi relawan pemadam kebakaran yang terpapar polusi saat bertugas; menurutnya, saturasi oksigen mereka terkadang turun di bawah 90 persen.
Budi mengingatkan polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan dapat mengganggu pernapasan serta menurunkan kadar oksigen dalam darah. Ia meminta warga yang mengeluhkan sesak segera diarahkan ke fasilitas oksigen atau fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan dan penanganan.