
Longsor di Curug Lawe Kendal Tewaskan Pengunjung
11 menit yang lalu
Pengamen akan dipetakan, mengikuti audisi, dan diarahkan tampil di lokasi khusus, dimulai dari Taman Udayana.
Terbit · 1 min read

Dinas Pariwisata Kota Mataram menyiapkan program untuk menata pengamen jalanan di destinasi wisata melalui konsep pengamen terstruktur. Menurut laporan ANTARA, Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra menyampaikan rencana tersebut di Mataram pada Minggu (8/11/2026).
Program itu dirancang agar pengamen tidak berkeliling meminta uang, tetapi tampil di titik-titik yang ditentukan. Sebagai tahap awal, konsep tersebut akan diuji coba di kawasan Taman Udayana.
Cahya mengatakan, satuan tugas akan diterjunkan untuk mencari dan memetakan pengamen, lalu mengarahkan mereka ke lokasi khusus. Para pengamen di destinasi wisata akan didata dan diundang mengikuti audisi untuk menilai kemampuan seni mereka.
Pengamen yang dinilai layak dan memiliki kemampuan bermusik akan diberi kartu identitas resmi. Cahya mengatakan, “Dalam pelaksanaannya, kami akan menerjunkan satuan tugas (satgas) untuk mencari dan memetakan para pengamen agar diarahkan ke titik lokasi khusus,” menurut laporan ANTARA.
Dinas Pariwisata juga menyiapkan fasilitas pendukung, termasuk perangkat tata suara, agar penampilan di lokasi tersebut lebih terarah. Rencana ini bertujuan mengubah pola mengamen berkeliling menjadi penampilan musisi jalanan yang terorganisasi.
Menurut laporan yang sama, pengunjung yang ingin memberi apresiasi dapat mendatangi titik penampilan atau kotak tip yang disediakan. Pengamen tidak lagi menghampiri meja pengunjung untuk meminta uang.
Cahya mengatakan, pengaturan itu diharapkan memberi ruang bagi pengamen untuk menyalurkan bakat dan mencari rezeki, sekaligus membuat wisatawan dapat menikmati kuliner dan suasana destinasi dengan lebih tenang.