
Veda Melaju dari Posisi Ke-20 ke Peringkat Kelima
14 menit yang lalu
Pemeriksaan mencakup fasilitas stasiun dan kereta untuk mendukung keselamatan serta aksesibilitas pengguna.
Terbit · 1 min read

LRT Jabodebek bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta memeriksa standar pelayanan minimum sarana dan prasarana menjelang Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Menurut laporan ANTARA, pemeriksaan itu bertujuan memastikan fasilitas mendukung perjalanan yang aman, nyaman, dan mudah diakses.
Pemeriksaan berlangsung pada Selasa (3/11/2026)–Jumat (6/11/2026) di fasilitas stasiun dan kereta LRT Jabodebek. Kegiatan tersebut mencakup enam aspek: keselamatan, keamanan, keandalan, kenyamanan, kemudahan, dan kesetaraan.
Di stasiun, pemeriksaan meliputi toilet, musala, lift, eskalator, pos kesehatan, serta fasilitas aksesibilitas seperti toilet khusus penyandang disabilitas, jalur pemandu, dan kursi roda. Fasilitas itu ditujukan untuk menunjang berbagai kelompok pengguna, termasuk penyandang disabilitas, ibu hamil, dan lanjut usia.
Pada kereta, petugas memeriksa kondisi kabin, alat pemadam api ringan, perlengkapan pertolongan pertama, tombol rem darurat, sistem informasi penumpang, dan tempat duduk. Pemeriksaan juga mencakup kebersihan serta kelayakan perlengkapan keselamatan dan obat-obatan di kotak pertolongan pertama.
Manajer Hubungan Masyarakat LRT Jabodebek Radhitya Mardika menyatakan pemeriksaan bersama DJKA merupakan upaya menjaga keselamatan dan standar pelayanan. Menurut laporan yang sama, ia mengatakan persiapan Nataru juga mencakup perawatan fasilitas dan pemenuhan kebutuhan pengguna prioritas.
ANTARA melaporkan hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas pelayanan di stasiun secara umum telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Petugas LRT Jabodebek tetap memantau fasilitas secara berkala, termasuk masa berlaku dan kelayakan alat pemadam serta obat-obatan di pos kesehatan.
LRT Jabodebek menyatakan pemeliharaan berkelanjutan dilakukan untuk menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kesetaraan akses selama masa Nataru maupun dalam pelayanan sehari-hari.