
Pria Ditangkap Dekat Gedung Putih atas Ancaman
20 menit yang lalu
Ibadah Natal Terpadu direncanakan melibatkan sekitar 800 jemaat dari 13 sidang penggembalaan.
Terbit · 1 min read

GPdI Wilayah II Sario Wanea merencanakan Ibadah Natal Terpadu bertema Mahadaya Cinta dengan perkiraan kehadiran sekitar 800 jemaat. Menurut laporan Manado Post, kegiatan itu dijadwalkan pada Sabtu (7/11/2026) di Graha Gubernuran, Bumi Beringin, Manado.
Laporan tersebut menyebut jemaat berasal dari 13 sidang penggembalaan di bawah wilayah itu. Nama-nama yang dicantumkan meliputi GPdI Imanuel Sario Tumpaan, Genesareth Ranotana Weru, Gloria Ranotana Weru, Berea Ranotana, Elshaddai Sario, Irene Sario Kotabaru, Hosana Karombasan, dan Pniel TBT.
Sidang lainnya yang disebut adalah GPdI Haleluya, Patmos, Bethlehem, Narwastu, dan Kalvary di Karombasan Selatan. Laporan itu juga menyebut partisipasi seluruh komisi wilayah.
Pdt. John Awuy akan mengantar kekhusyukan liturgis perayaan. Departemen Dikjar Majelis Pusat GPdI dan Wakil Ketua Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara disebut akan menyampaikan firman.
Ketua Wilayah GPdI Wilayah II Sario Wanea, Pdt. Stephanus Sumolang, dijadwalkan menyampaikan refleksi teologis dan komitmen pelayanan. Ia mengaitkan tema Mahadaya Cinta dengan Efesus 3:18-19.
Dalam kutipan yang dimuat Manado Post, Sumolang menyebut perayaan itu bukan sekadar rutinitas liturgis, tetapi perwujudan persekutuan 13 sidang dalam kasih Kristus. Ia mengatakan kasih tersebut dapat meruntuhkan sekat pemisah, memulihkan persekutuan, dan meneguhkan kesaksian gereja.
Ketua Panitia sekaligus Bendahara Wilayah, Pdt. Dr. Semuel H. Sajanga, mengatakan persiapan melibatkan koordinasi lintas sidang dan ditujukan untuk mendukung ibadah serta Jamuan Kudus. Sekretaris Panitia Dr. Alfon Kimbal menyebut perhelatan itu merepresentasikan kebersamaan umat yang hidup dalam harmoni sosial.