
Listyo Sigit Cek Gerai Obat di KDKMP Cakung
11 menit yang lalu
Sebanyak 100 anggota FKDM Jakarta Barat berlatih menggunakan APAR dan menangani kebakaran akibat kebocoran gas.
Terbit · 1 min read

Sebanyak 100 anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jakarta Barat mengikuti simulasi penanggulangan kebakaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran. Menurut laporan ANTARA, kegiatan itu berlangsung di kantor Wali Kota Jakarta Barat pada Senin (2/11/2026).
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Suheri, mengatakan simulasi tersebut memberikan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis kepada anggota FKDM untuk mendukung pencegahan kebakaran.
Dalam kegiatan itu, peserta berlatih menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan memadamkan api dengan karung goni basah. Pelatihan juga mencakup penanganan kebakaran akibat kebocoran gas.
Ketua FKDM Jakarta Barat Boby Hendrawan mengapresiasi pelatihan yang diberikan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat. Ia menilai keterampilan tersebut penting bagi anggota yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Boby berharap anggota FKDM di tingkat kelurahan dan kecamatan meneruskan pengetahuan itu kepada warga melalui sosialisasi di wilayah masing-masing. Ia juga menyebut deteksi dini mencakup kerawanan bencana seperti kebakaran, selain potensi konflik sosial.
Menurut laporan ANTARA, jumlah kejadian kebakaran di Jakarta Barat pada Januari-Agustus 2026 naik 9,51 persen atau bertambah 29 kejadian dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Kebakaran sampah meningkat dari sembilan kejadian pada Januari-Agustus 2025 menjadi 63 kejadian pada periode yang sama 2026. Kebakaran instalasi luar gedung naik dari 66 menjadi 74 kejadian, kebakaran tumbuhan dari sembilan menjadi 25 kejadian, dan kebakaran lapak dari delapan menjadi 12 kejadian.
Sebaliknya, kebakaran bangunan perumahan turun dari 111 menjadi 78 kejadian. Kebakaran bangunan umum dan perdagangan turun dari 80 menjadi 70 kejadian, sedangkan kebakaran bangunan industri berkurang dari 11 menjadi enam kejadian.