
Erick Thohir Sampaikan Surat Dukungan Prabowo ke FIFA
8 menit yang lalu
Kebakaran masih berlangsung di kawasan hutan lindung Gunung Sumbing, sementara petugas memantau titik api.
Terbit · 1 min read

Kebakaran hutan di Gunung Sumbing, Jawa Tengah, telah melanda 779,4 hektare dan belum berhasil dipadamkan hingga Jumat (23/10/2026), menurut laporan CNN Indonesia. Luas area terdampak berpotensi bertambah sesuai perkembangan di lapangan.
Kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Temanggung dan Wonosobo. Titik api yang masih aktif berada di petak 20-1 wilayah Temanggung dan petak 23 di Kabupaten Wonosobo, kata Dimyati dari Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara.
Dimyati menjelaskan cuaca kering dan angin kencang menjadi kendala dalam pengendalian kebakaran. Angin membuat api cepat merambat sehingga upaya pemadaman belum mampu mengimbangi penyebarannya.
“Kondisi angin yang bertiup kencang membuat pergerakan api berlangsung cepat, sehingga upaya pemadaman yang dilakukan petugas belum mampu mengimbangi penyebaran kebakaran,” kata Dimyati.
Menurut laporan yang sama, kebakaran paling banyak melanda sabana dan hutan kemlandingan, yang ditumbuhi kemlandingan gunung. Api juga mulai merambah sebagian hutan rimba campuran dengan pepohonan seperti bintamin, puspa, dan akasia.
Dimyati menyebut seluruh area yang terbakar merupakan kawasan hutan lindung. Di sejumlah titik, api telah memasuki area tegakan rimba campuran yang ditumbuhi pepohonan berukuran besar.
Opsi pemadaman melalui pengeboman air dari udara yang sebelumnya didorong Kapolda belum direalisasikan hingga Jumat (23/10/2026). Pelaksanaannya masih menunggu keputusan dan persetujuan pihak berwenang.
Petugas terus memantau perkembangan titik api dan kondisi terkini di kawasan Gunung Sumbing.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.