
Prabowo Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
13 menit yang lalu
Dukungan mencakup rumah sakit, rehabilitasi puskesmas, peralatan medis, dan rencana ambulans udara.
Terbit · 1 min read

Kementerian Kesehatan menyiapkan dukungan pembangunan rumah sakit di Papua Tengah dan rehabilitasi 54 puskesmas untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat. Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley menyampaikan hal itu, menurut laporan ANTARA.
Deinas mengatakan dukungan tersebut dibahas bersama Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus dalam pertemuan di Jakarta pada Rabu (28/10/2026). Rumah sakit tingkat provinsi direncanakan berada di Nabire.
“Kami telah mengajukan sejumlah prioritas pembangunan sektor kesehatan kepada pemerintah pusat. Kementerian Kesehatan merespons usulan tersebut, termasuk rencana pembangunan rumah sakit besar di tingkat provinsi dan kabupaten,” kata Deinas.
Selain rumah sakit provinsi, pemerintah mengusulkan pembangunan rumah sakit di Kabupaten Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya. Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga mengusulkan pemenuhan dokter spesialis, pengadaan peralatan medis, serta kelengkapan fasilitas penunjang rumah sakit.
Menurut laporan yang sama, Kementerian Kesehatan disebut siap membantu merehabilitasi 54 dari 117 puskesmas di Papua Tengah. Dukungan itu diharapkan memperbaiki fasilitas yang rusak dan meningkatkan kemampuan pelayanan.
Deinas mengatakan Kemenkes akan membantu menyediakan peralatan pemeriksaan yang dapat digunakan tanpa listrik untuk mendukung pelayanan di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur. Peralatan itu dapat digunakan untuk pemeriksaan di puskesmas, puskesmas pembantu, posyandu, distrik, hingga kampung.
Usulan lainnya mencakup obat-obatan, perabot penunjang layanan, serta dana Bantuan Operasional Kesehatan bagi petugas. Dukungan yang dibahas juga mencakup rencana pengadaan helikopter untuk ambulans udara guna membantu evakuasi pasien dari wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Helikopter itu direncanakan untuk kebutuhan rujukan, antara lain bagi ibu yang membutuhkan pertolongan persalinan, korban kecelakaan, dan pasien darurat seperti penderita patah tulang. Menurut Deinas, Wakil Menteri Kesehatan meminta pemerintah provinsi dan delapan pemerintah kabupaten menyiapkan lahan untuk mendukung program pembangunan fasilitas kesehatan.