
Alvin Tedjo Menang Pilwalkot Mississauga
13 menit yang lalu
Kementerian PU memperbaiki tanggul sungai dan mendukung distribusi air bersih bagi warga terdampak banjir.
Terbit · 1 min read

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperbaiki dan meninggikan tanggul sungai serta mengerahkan sarana pendukung untuk menangani dampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah. Menurut laporan ANTARA, upaya itu dilakukan melalui Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Medan dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara.
Banjir dilaporkan berdampak pada sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Tukka, Badiri, dan Pandan.
Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah hulu di perbatasan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara. Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan kementeriannya menjalankan penanganan darurat sekaligus menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir berulang.
“Penanganan banjir harus dilakukan secara cepat dan terukur, terutama untuk melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak terhadap permukiman. Selain penanganan darurat, kami juga menyiapkan langkah penanganan permanen agar risiko kejadian serupa dapat dikurangi,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
BBWS Sumatera II Medan mengerahkan satu unit ekskavator PC 200 untuk memperbaiki dan meninggikan tanggul Sungai Tukka di Desa Hutanabolon serta Sungai Silaga-laga di Desa Sipange. Pekerjaan itu ditujukan untuk memperkuat tanggul menahan aliran sungai dan melindungi kawasan sekitar.
Penanganan juga mencakup sistem sungai dan tanggul yang melintasi Kelurahan Bonalumban, Tukka, Hutanabolon, dan Sibuluan. Kementerian PU menyebut pemeriksaan infrastruktur serta identifikasi titik rawan limpasan diperlukan untuk menetapkan prioritas berdasarkan kondisi teknis.
Kementerian PU berkoordinasi dengan Direktur Utama PDAM Tapanuli Tengah dan meminjamkan satu unit mobil tangki air untuk membantu distribusi air bersih kepada warga terdampak. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait juga dilakukan untuk memeriksa tanggul dan alur sungai serta menyiapkan penanganan darurat guna mengurangi risiko banjir susulan.