
Roy Suryo Minta Silfester Dihadirkan ke Sidang
11 menit yang lalu
Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan mengedepankan edukasi dan imbauan selama Operasi Patuh Jaya 2026 yang berlangsung 14 hari.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan mengutamakan edukasi dan imbauan kepada pengendara dalam pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026. Langkah itu ditempuh untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto menyampaikan hal tersebut di kawasan lampu merah Fatmawati, Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Mujiyanto mengatakan edukasi dan imbauan diprioritaskan karena masih banyak masyarakat yang belum sadar untuk tertib berlalu lintas.
Ia mengatakan pendekatan edukasi lebih diutamakan dalam operasi tahun ini agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.
Mujiyanto menjelaskan, petugas memberikan edukasi dan imbauan secara langsung kepada pengendara, terutama di kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Salah satu bentuknya adalah mengingatkan pengendara yang berhenti di lampu merah agar mematuhi aturan, termasuk membuka pelat nomor kendaraan yang ditutup.
Menurut dia, sosialisasi dilakukan secara masif agar masyarakat lebih tertib dan angka pelanggaran lalu lintas dapat ditekan.
Menurut laporan yang sama, kepolisian juga mengoptimalkan penindakan melalui sistem Penegakan Hukum Lalu Lintas Elektronik (ETLE), baik kamera statis maupun perangkat bergerak. Mujiyanto menyatakan penindakan untuk sementara diutamakan melalui ETLE statis dan ETLE bergerak.
Operasi Patuh Jaya 2026 berlangsung selama 14 hari dan tetap dilaksanakan pada akhir pekan, termasuk Sabtu dan Minggu.
Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berharap kesadaran pengendara dalam menaati aturan lalu lintas meningkat sehingga tercipta ketertiban dan keselamatan di jalan raya.