
Tiga Pejabat Utama Polda Metro Berganti
10 menit yang lalu
Personel menyita tujuh senjata api setelah baku tembak saat patroli di Kali Senami.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, personel Koops Habema TNI menyita tujuh senjata api yang disebut milik anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di kawasan Kali Senami, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Penyitaan itu terjadi pada Sabtu (7/11/2026) saat personel berpatroli di lokasi. ANTARA mengutip keterangan dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta.
Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menjelaskan, personel menemukan sebuah tempat yang diduga menjadi lokasi persinggahan anggota OPM. Saat mendekati tempat tersebut, mereka berhadapan dengan anggota OPM dan terlibat baku tembak.
Setelah baku tembak, personel mendekati tempat itu dan menyita tujuh senjata api. Menurut Riyanto, senjata tersebut terdiri atas dua senjata laras pendek dan lima senjata laras panjang.
Riyanto mengatakan tim gabungan juga menemukan sejumlah amunisi, alat bidik, teropong, dan perlengkapan lainnya. Jenis serta kondisi senjata masih dalam proses identifikasi.
Siaran pers yang dikutip ANTARA menyebut penyitaan dilakukan untuk mempersempit ruang gerak OPM. Senjata-senjata itu kemudian dibawa ke markas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut siaran pers tersebut, Riyanto mengatakan, “Setiap senjata yang berhasil diamankan berarti berkurangnya potensi ancaman terhadap keselamatan manusia. Prajurit harus tetap tegas, profesional, dan terukur dalam menjalankan tugas, dengan mengutamakan perlindungan masyarakat.”
Ia juga menyatakan tindakan itu merupakan bagian dari komitmen TNI untuk menjaga dan melindungi masyarakat Papua. Menurut Riyanto, tujuannya agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.