
Tiga Pejabat Utama Polda Metro Berganti
18 menit yang lalu
Kecenderungan mudah cemas dapat dikelola melalui latihan sederhana yang dilakukan secara bertahap dan konsisten.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan CNN Indonesia, kecenderungan mudah cemas dan memikirkan sesuatu secara berlebihan dapat dikelola melalui perubahan pola pikir dan kebiasaan sehari-hari. Salah satu aspek kepribadian yang berkaitan dengan emosi negatif adalah neurotisisme.
Dalam psikologi, neurotisisme menggambarkan kecenderungan seseorang mengalami emosi negatif, seperti kecemasan, kesedihan, kemarahan, atau rasa bersalah. Orang dengan tingkat neurotisisme tinggi dapat lebih mudah khawatir atau sulit melupakan pengalaman tidak menyenangkan.
Neurotisisme merupakan salah satu dari lima dimensi dalam model kepribadian Lima Besar. Laporan yang sama menyebut kecenderungan ini tidak sepenuhnya buruk, karena kepekaan terhadap risiko dapat membantu seseorang lebih waspada; masalah dapat muncul ketika hal itu mengganggu kehidupan sehari-hari.
Kepribadian cenderung stabil, tetapi dapat berubah seiring pengalaman maupun upaya yang dilakukan dengan sengaja. Penelitian yang melibatkan Wiebke Bleidorn dan rekan-rekannya menguji aplikasi CHILL untuk melihat apakah teknologi dapat membantu membangun kebiasaan yang mendukung kestabilan emosi.
Dalam penelitian itu, partisipan menggunakan beberapa versi aplikasi selama enam minggu, lalu peneliti membandingkan pengukuran kepribadian sebelum dan sesudah penggunaan. Hasilnya menunjukkan aplikasi tersebut berpotensi menurunkan neurotisisme, tetapi dampaknya berbeda antarversi.
Versi yang paling efektif menggabungkan penjelasan mengenai neurotisisme dengan latihan membangun kebiasaan berpikir dan berperilaku baru. Pengguna juga mendapat panduan untuk menenangkan diri saat menghadapi pemicu stres.
Menurut laporan CNN Indonesia, Bleidorn menyebut dua pendekatan untuk mengurangi neurotisisme: melakukan aktivitas yang menenangkan ketika tertekan serta membangun kebiasaan baru untuk mengubah cara berpikir dan merespons situasi. Salah satu latihan yang disarankan adalah mengamati orang yang mampu menghadapi tekanan, lalu mencoba menerapkan perilaku positifnya.
Latihan lainnya adalah memeriksa kembali pikiran negatif dan mempertimbangkan kemungkinan lain sebelum mengambil kesimpulan. Berbagi cerita dengan teman juga dapat membantu mengurangi beban pikiran dan memberi dukungan ketika menghadapi tekanan.
Seseorang juga dapat mencoba secara bertahap menghadapi situasi yang biasanya dihindari karena cemas, misalnya menyampaikan pendapat dalam diskusi atau mencoba aktivitas baru. Dalam latihan CHILL, kegiatan yang dihindari disarankan untuk dicoba setidaknya tiga kali dalam seminggu, tanpa memaksakan perubahan secara mendadak.
Perubahan kepribadian tidak terjadi dalam semalam. Namun, cara berpikir, mengelola emosi, dan merespons situasi dapat terus dilatih melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.